Tribunpandawa.Id, Cimahi – Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, membuka kegiatan Kontes Fotografi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung di Amphiteater Gedung C Pemerintah Kota Cimahi, Rabu (21/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Cimahi.
Kontes fotografi ini menjadi wadah bagi para ASN untuk menunjukkan kreativitas serta mengembangkan bakat terpendam di bidang fotografi, khususnya dalam teknik pengambilan gambar.
Saat diwawancarai awak media, Ngatiyana mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menggali potensi pegawai di luar tugas rutin mereka sebagai pelayan masyarakat.
Menurutnya, ASN memiliki beragam kemampuan yang perlu diberikan ruang untuk berkembang, termasuk dalam bidang seni dan kreativitas visual.
“Alhamdulillah, ternyata para ASN ini memiliki potensi. Tidak hanya bekerja di belakang meja, tetapi juga mampu berkarya di lapangan dan memiliki keahlian dalam pengambilan gambar,” ungkap Ngatiyana.
Ia menjelaskan, antusiasme peserta terlihat dari proses seleksi yang telah dilakukan. Dari sekitar 100 peserta yang mengikuti tahapan awal, jumlahnya diseleksi menjadi 30 peserta untuk mengikuti tahapan selanjutnya hingga ditentukan para pemenang.
Ngatiyana berharap, kontes fotografi tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan yang melibatkan berbagai perangkat daerah sesuai dengan kebutuhan dan program kerja masing-masing.
Hasil karya fotografi para ASN juga dinilai berpotensi mendukung dokumentasi kegiatan pemerintahan, termasuk program-program yang dilaksanakan oleh dinas terkait, seperti Dinas Arsip dan Perpustakaan serta perangkat daerah lainnya.
Kreativitas ASN Harus Sejalan dengan Pelayanan Publik.
Meski memberikan ruang bagi pegawai untuk mengembangkan kreativitas, Ngatiyana menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh mengganggu jam kerja maupun mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan agar aktivitas fotografi dan kegiatan kreatif lainnya dilaksanakan dengan memperhatikan waktu yang tepat, terutama saat jam istirahat.
“Silakan mengembangkan bakat dan kreativitas, tetapi jangan sampai mengurangi pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selain kontes fotografi, Pemkot Cimahi juga berupaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas di bidang seni, termasuk musik. Penampilan tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung pada hari Jumat, tetapi juga dapat digelar pada hari-hari biasa dengan menyesuaikan waktu dan aktivitas pelayanan.
Dorong Aktivitas Kreatif dan Perputaran Ekonomi.
Ngatiyana menilai, kegiatan kreatif di lingkungan Pemkot Cimahi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Kehadiran kegiatan seni dan kreativitas di kawasan perkantoran diharapkan dapat mendorong pegawai maupun pengunjung untuk memanfaatkan fasilitas kantin serta membeli produk yang dijajakan pelaku usaha setempat.
Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan hiburan dan mengurangi kejenuhan dalam rutinitas kerja, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha kecil untuk memperoleh tambahan pendapatan.
Ngatiyana berharap kontes fotografi ASN dapat berjalan lancar dan menjadi salah satu upaya membangun lingkungan kerja yang kreatif, produktif, serta tetap berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Cimahi diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta-talenta baru dari kalangan ASN sekaligus memperkuat dokumentasi dan publikasi berbagai program pembangunan Kota Cimahi.
( Mang Cu Bacuner's )