BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Terpilih Aklamasi, Ngatiyana Siap Bawa Golkar Cimahi Lebih Berkembang

Terpilih Aklamasi, Ngatiyana Siap Bawa Golkar Cimahi Lebih Berkembang
Ukuran huruf
Print 0

 
CIMAHI, TRIBUNPANDAWA.ID – Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Cimahi setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kota Cimahi, Senin (21/9/2026).

Penetapan tersebut menjadi babak baru bagi Ngatiyana dalam menjalankan amanah organisasi politik, di samping tanggung jawabnya sebagai kepala daerah Kota Cimahi. Sejumlah laporan media menyebutkan Ngatiyana ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi untuk masa bakti 2026–2030.

Dalam pidato setelah terpilih secara aklamasi, Ngatiyana menegaskan bahwa amanah kepemimpinan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan disiplin. 

Ia menyebut latar belakangnya sebagai prajurit menjadi salah satu prinsip yang dibawanya dalam menjalankan tugas baru tersebut.

"Yang penting siap kita melaksanakan perintah amanah. Saya sebagai latar belakang prajurit, isinya adalah siap melaksanakan, loyalitas, tegak lurus, dan disiplin."

Ngatiyana menyampaikan bahwa kepemimpinan Partai Golkar di Kota Cimahi tidak dapat dijalankan seorang diri. Menurutnya, keberhasilan organisasi merupakan hasil kerja sama seluruh kader, pengurus, serta pihak-pihak yang memiliki tanggung jawab dalam membangun partai.

Ia pun mengajak seluruh jajaran Partai Golkar Cimahi untuk menjaga kebersamaan, memperkuat kerja sama, dan menjalankan amanah yang telah diberikan melalui Musda.

Target Besar Golkar Cimahi, Perkuat Organisasi dan Hadapi Tantangan Politik.

Dalam sambutannya, Ngatiyana menyoroti pentingnya Partai Golkar terus berkembang dengan mengoptimalkan seluruh potensi dan strategi yang dimiliki. 

Ia menekankan bahwa organisasi tidak boleh berhenti bergerak, melainkan harus memiliki kemauan untuk bekerja keras dalam menghadapi tantangan ke depan.

Menurut Ngatiyana, cita-cita untuk membawa Partai Golkar ke posisi yang lebih baik di Kota Cimahi membutuhkan kebersamaan, disiplin, dan kerja nyata seluruh kader.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada kepemimpinan, tetapi juga pada kontribusi setiap anggota dan pengurus yang terlibat di dalamnya.

"Kunci keberhasilan adalah kemauan keras, disiplin, dan kerja keras. Ini adalah berkat kerja sama, mudah-mudahan kita bisa mencapai."

Ngatiyana turut menyampaikan apresiasi kepada para senior, pengurus, panitia, dan seluruh peserta Musda yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia menilai amanah tersebut harus dilaksanakan semaksimal mungkin dengan penuh tanggung jawab.

Partai Golkar dan Pemerintahan, Ngatiyana Tekankan Sinergi Pembangunan.

Selain membahas tugas kepartaian, Ngatiyana menyinggung hubungan antara organisasi politik dan pemerintahan dalam mendukung pembangunan Kota Cimahi.

Ia menjelaskan bahwa tugas kepartaian memiliki perbedaan dengan tugas pemerintahan. Namun, keduanya dapat saling mendukung dan mengisi, dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai Wali Kota Cimahi, Ngatiyana juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan daerah.

Ia menyampaikan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak seharusnya menjadi satu-satunya ukuran dalam upaya membangun Kota Cimahi. 

Menurutnya, komunikasi, koordinasi, dan kerja sama dengan pemerintah pusat maupun provinsi menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan.

Dalam pidatonya, Ngatiyana menyinggung sejumlah pembangunan yang menurutnya mendapat dukungan dari pemerintah pusat, termasuk pembangunan underpass serta rencana pembangunan sarana infrastruktur air.

Ajak Kader Tidak Saling Mencari Kesalahan.

Di hadapan peserta Musda, Ngatiyana meminta seluruh kader dan pengurus untuk membangun suasana organisasi yang saling mendukung. Ia mengajak agar perbedaan tidak menjadi alasan untuk saling menjatuhkan atau mencari kesalahan satu sama lain.

Ngatiyana menekankan perlunya kerja sama dalam menjalankan amanah kepemimpinan Partai Golkar Kota Cimahi. 

Ia juga memohon doa restu dan dukungan dari seluruh jajaran partai agar tugas yang dipercayakan kepadanya dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Baginya, kepercayaan yang diberikan melalui Musda merupakan amanah yang harus dijaga melalui kerja keras, tanggung jawab, dan komitmen terhadap organisasi.

"Saya mohon doa restunya dan kerja samanya semua. Jangan kita saling mencari kesalahan orang lain."

Dengan terpilihnya Ngatiyana secara aklamasi, kepemimpinan baru Partai Golkar Kota Cimahi memasuki tahap selanjutnya. 

Konsolidasi internal, penguatan kerja sama antarkader, serta pelaksanaan program organisasi menjadi bagian dari tanggung jawab yang harus dijalankan sesuai amanah Musda.

     ( Mang Cu bacuner's )


Terpilih Aklamasi, Ngatiyana Siap Bawa Golkar Cimahi Lebih Berkembang
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin