BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Komisi III DPRD Cimahi Soroti Limbah dan Drainase Jalan Lurah

Komisi III DPRD Cimahi Soroti Limbah dan Drainase Jalan Lurah
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id,  CIMAHI  –  Komisi III DPRD Kota Cimahi melakukan inspeksi lapangan untuk meninjau pembangunan drainase di sepanjang Jalan Lurah, Rabu (12/8/2026). 

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi Laskar Merah Putih (LMP) Cimahi terkait kondisi drainase dan persoalan lingkungan di kawasan tersebut.

Dalam inspeksi itu, para legislator menemukan sejumlah persoalan yang perlu segera mendapat perhatian. 

Salah satunya adalah masih adanya limbah cair domestik maupun limbah hasil kegiatan usaha yang dialirkan langsung ke saluran drainase.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cimahi, Mochamad Nofif, mengingatkan para pelaku usaha agar tidak menjadikan saluran drainase sebagai tempat pembuangan limbah cair hasil produksi.

“Jangan buang limbah cair hasil produksi ke drainase,” tegas Nofif.

Ia mengimbau pelaku usaha segera memikirkan dan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga lingkungan.

Menurut Nofif, pembuangan limbah secara sembarangan tidak hanya berpotensi mencemari lingkungan, tetapi juga dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat. 

Karena itu, pengelolaan limbah harus dilakukan dengan baik dan tidak boleh ditunda.

“Penanganan limbah harus dilakukan dengan benar. Jangan sampai saluran drainase yang seharusnya berfungsi mengalirkan air justru menjadi tempat pembuangan limbah,” ujarnya.

Selain persoalan limbah, Komisi III juga mencermati aspek teknis pembangunan drainase, khususnya terkait elevasi dan sistem crossing pada sejumlah titik.

Anggota Komisi III DPRD Kota Cimahi, Enang Sahri, mengatakan terdapat bagian yang perlu dilakukan penyesuaian agar sistem drainase dapat berfungsi secara optimal.

“Terkait elevasi, harus disesuaikan. Ada satu sudut yang di-crossing, yang tadi harus di-crossing, tapi ternyata tidak perlu di-crossing. Itu kita perlu selesaikan,” ungkapnya.

Politisi Partai NasDem tersebut juga menyoroti persoalan limbah domestik yang dialirkan langsung ke saluran drainase. 

Menurutnya, persoalan teknis pembangunan dan masalah lingkungan harus ditangani secara bersamaan agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Enang memastikan berbagai catatan hasil inspeksi, termasuk masukan dari aparat kewilayahan dan LMP Cimahi, akan menjadi bahan tindak lanjut DPRD Kota Cimahi.

“Insya Allah, solusi yang tadi disampaikan oleh Pak RW, LMP Kota Cimahi, lurah, dan camat akan kita akomodir. Saya kira tidak terlalu berat untuk menuntaskan pekerjaan ini,” imbuhnya.

Ia berharap pembenahan drainase di kawasan Jalan Lurah dapat segera direalisasikan pada tahun ini. Selain mengoptimalkan fungsi saluran air, perbaikan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Bagi Komisi III DPRD Cimahi, pembangunan drainase bukan sekadar persoalan fisik. Pengelolaan limbah, ketepatan konstruksi, serta kepedulian semua pihak menjadi satu kesatuan penting agar infrastruktur yang dibangun benar-benar mampu menjawab kebutuhan warga.***

Komisi III DPRD Cimahi Soroti Limbah dan Drainase Jalan Lurah
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin