BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

FestMuja Brigez Cimahi Angkat Talenta Musisi Jalanan Bandung Raya

FesMuja Brigez Cimahi Angkat Talenta Musisi Jalanan Bandung Raya
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id,  CIMAHI – Suara gitar akustik, dentingan cajon, hingga lantunan vokal para pengamen memenuhi kawasan Pedestrian Alun-alun Kota Cimahi dalam gelaran Festival Musisi Jalanan (FestMuja) 2026 yang diinisiasi Ormas Brigez Kota Cimahi. 

Festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi panggung apresiasi bagi para musisi jalanan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan masyarakat.

Ketua Brigez Kota Cimahi, Virgi, mengatakan FestMuja diselenggarakan sebagai wadah untuk merangkul sekaligus memberikan ruang bagi seniman dan musisi jalanan, khususnya yang berasal dari Kota Cimahi dan kawasan Bandung Raya.

"Festival ini kami hadirkan agar para musisi jalanan memiliki ruang berekspresi dan mendapatkan apresiasi yang layak atas karya serta bakat yang mereka miliki," ujar Virgi.

Antusiasme peserta pun cukup tinggi. Sebanyak 70 orang sempat mendaftarkan diri mengikuti festival. Namun, panitia melakukan proses seleksi dan verifikasi secara ketat agar peserta yang tampil benar-benar merupakan musisi jalanan, bukan musisi profesional.

"Dari sekitar 70 pendaftar, akhirnya terpilih 30 peserta yang tervalidasi sebagai musisi jalanan. Mereka berasal dari Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat hingga Sumedang," jelasnya.

Selain menyuguhkan kompetisi musik, FesMuja 2026 juga menghadirkan bazar UMKM dan kuliner yang melibatkan pelaku usaha lokal. Kehadiran stan-stan tersebut menambah semarak suasana sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Virgi mengungkapkan, pelaksanaan festival mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Cimahi, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, sejumlah perangkat daerah, serta para pembina Brigez Kota Cimahi.

Ia berharap FesMuja dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang. Bahkan, Brigez menargetkan festival tersebut kelak meningkat menjadi ajang tingkat Jawa Barat dengan memperebutkan Piala Gubernur.

"Saat ini masih memperebutkan Piala Wali Kota. Ke depan kami ingin membawa festival ini menjadi ajang tingkat Jawa Barat dengan Piala Gubernur," katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Cimahi melalui perwakilan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora), Ares, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Musisi Jalanan 2026.

Ia menjelaskan Wali Kota Cimahi tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena menghadiri acara Seren Taun di Kampung Adat Cirendeu. Meski demikian, Wali Kota menitipkan ucapan selamat kepada panitia serta harapan agar FesMuja dapat menjadi agenda rutin Kota Cimahi.

"Semoga Festival Musisi Jalanan ini memberikan manfaat bagi para peserta maupun masyarakat yang datang ke Alun-alun Kota Cimahi. Bapak Wali Kota juga berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin karena mampu mempererat silaturahmi antara organisasi kemasyarakatan dengan masyarakat," ujar Ares.

Ia juga mendoakan agar para pemenang mampu mengembangkan potensinya hingga menembus panggung yang lebih tinggi.

"Mudah-mudahan para pemenang diberikan kemudahan untuk meraih cita-cita, dari tingkat jalanan hingga bisa tampil di tingkat nasional bahkan internasional," tuturnya.

Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan tiga dewan juri yang memiliki kompetensi di bidangnya, yakni jurnalis Achmad Syafii, musisi sekaligus anggota DPRD Kota Cimahi Iwan Setiawan, serta Viska Susanaarum dari Dewan Kebudayaan Kota Cimahi. 

Kehadiran para juri diharapkan mampu menghasilkan penilaian yang objektif sekaligus melahirkan talenta-talenta baru dari kalangan musisi jalanan Bandung Raya.

   ( Mang Cu )


FestMuja Brigez Cimahi Angkat Talenta Musisi Jalanan Bandung Raya
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin