Tribunpandawa.id, CIMAHI – Suasana Lapangan Apel Pemerintah Kota Cimahi, Kamis (18/6/2026), berubah menjadi arena penuh tawa, semangat, dan kekompakan. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Cimahi, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi menggelar Perlombaan Olahraga Tradisional (Ortrad) antar perangkat daerah se-Kota Cimahi.
Kegiatan yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga Tenaga Harian Lepas (THL) dari 32 perangkat daerah tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi upaya melestarikan warisan budaya bangsa melalui olahraga tradisional.
Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Drs. DANI BASTIANI dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilandasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), serta Peraturan Daerah Kota Cimahi Nomor 12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.Menurutnya, penyelenggaraan lomba olahraga tradisional menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan kembali permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan masyarakat.
“Selain memeriahkan HUT ke-25 Kota Cimahi, kegiatan ini bertujuan mendorong dan memfasilitasi ASN, PPPK, dan THL agar lebih mengenal serta melestarikan olahraga tradisional sebagai bagian dari warisan budaya bangsa,” ujarnya.
Beragam perlombaan yang sarat nilai kebersamaan dipertandingkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari Tarompah Panjang kategori putri, Balap Karung kategori putra, Estafet Air, hingga Balap Lari Balok yang menguji kekompakan dan koordinasi tim.
Sorak sorai para pendukung dari masing-masing perangkat daerah menambah semarak suasana.
Tidak hanya peserta lomba yang menjadi pusat perhatian, para suporter juga mendapat kesempatan meraih penghargaan melalui kategori Suporter Terbaik dengan penilaian berdasarkan kostum paling “Mantap”, kekompakan, serta konsistensi dukungan dari awal hingga akhir kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap olahraga tidak hanya menjadi aktivitas fisik semata, tetapi juga tumbuh menjadi budaya masyarakat yang mampu mempererat kebersamaan, meningkatkan kesehatan, sekaligus menjaga nilai-nilai tradisi yang diwariskan para pendahulu.
Perlombaan olahraga tradisional tersebut menjadi bukti bahwa di tengah modernisasi, semangat melestarikan budaya lokal tetap hidup dan dapat dikemas secara menarik melalui momentum perayaan HUT Kota Cimahi ke-25.***