Tribunpandawa.id, Cimahi – Persoalan sampah kembali menjadi sorotan di Kota Cimahi. Kali ini, kondisi kebersihan di lingkungan Kantor DPRD Kota Cimahi menuai perhatian publik setelah ditemukan tumpukan sampah di area perkantoran tersebut.Padahal, Pemerintah Kota Cimahi telah menggulirkan berbagai program untuk mengatasi persoalan sampah, seperti Gerakan Orang Cimahi Pilah Sampah (Grak Ompimpah) serta optimalisasi pengolahan kompos. Dengan dukungan 17 Tempat Pembuangan Sampah (TPS), 6 TPS 3R, dan 1 Bank Sampah Induk, bahkan Pemkot menargetkan konsep zero landfill dapat terwujud pada 2025 melalui pengolahan mandiri.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih adanya persoalan dalam pengelolaan kebersihan, termasuk di kawasan yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat.
Pada Sabtu (4/4/2026), seorang warga yang melintas di depan area perkantoran DPRD Cimahi mengaku prihatin melihat tumpukan sampah di salah satu sudut, tepatnya di bawah tower. Sampah berupa daun kering bercampur limbah lainnya tampak menggunung dan belum tertangani secara optimal.
“Kalau di kantor dewan saja terlihat kurang bersih, bagaimana masyarakat mau mencontoh. Seharusnya bisa jadi teladan, karena kebersihan itu sebagian dari iman,” ujarnya.
Warga tersebut menilai, lingkungan kantor pemerintahan semestinya mencerminkan kedisiplinan dan kepedulian terhadap kebersihan.
Terlebih, DPRD sebagai lembaga legislatif memiliki peran strategis dalam mendorong kebijakan sekaligus memberikan contoh nyata kepada masyarakat.
Sementara itu, salah seorang petugas kebersihan di lingkungan Pemkot Cimahi menyebutkan bahwa kondisi penumpukan sampah seperti ini tidak biasa terjadi. Ia mengungkapkan bahwa biasanya sampah rutin diangkut sehingga tidak sampai menumpuk.
Kondisi ini memunculkan harapan agar pihak terkait segera melakukan evaluasi dan penanganan lebih serius, baik melalui peningkatan frekuensi pembersihan maupun pengelolaan sampah yang lebih efektif.
Masyarakat pun berharap ke depan, kawasan perkantoran pemerintah, khususnya DPRD Kota Cimahi, dapat lebih tertata dan bersih, sehingga memberikan kesan positif sekaligus menjadi contoh nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan.
(Mang Cu Bacuner’s)