Tribunpandawa.id, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi dan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Cimahi terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan berbasis keluarga. Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK Tingkat Kota Cimahi Tahun 2025 menjadi wadah untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.TP PKK Kota Cimahi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, terutama dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Fokus utama TP PKK saat ini adalah mengatasi isu prioritas seperti stunting, pendidikan anak usia dini, pemberdayaan perempuan, UMKM, dan pengelolaan lingkungan.
Kegiatan yang digelar di Cimahi Techno Park, Rabu (17/12/2025), menjadi ruang strategis konsolidasi program antara PKK dan pemerintah daerah hingga ke tingkat kelurahan.
Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Sekretaris Daerah Maria Fitriana, Ketua TP PKK Kota Cimahi Midjiati Ningsih, Kepala DP3AP2KB Fitriani Manan, perwakilan BNN Kota Cimahi, unsur perangkat daerah, serta jajaran pengurus TP PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Cimahi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa TP PKK memiliki peran strategis sebagai salah satu dari enam lembaga kemasyarakatan yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, sekaligus penggerak program pembangunan dari tingkat kota hingga keluarga.
Menurutnya, PKK tidak hanya menjadi mitra pemerintah, tetapi juga motor penggerak perubahan sosial melalui implementasi 10 Program Pokok PKK.
“PKK bekerja langsung di tingkat keluarga dan masyarakat. Di situlah kekuatan perubahan sosial dimulai, karena pembangunan sejatinya berakar dari keluarga,” tegas Ngatiyana.
Ia juga mengaitkan peran PKK dengan visi pembangunan Kota Cimahi, yakni “Cimahi Mantap” (Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, Produktif) serta visi jangka panjang “Cimahi Campernik” 2025–2045 sebagai kota maju, unggul, dan berkelanjutan.
Kontribusi TP PKK, lanjutnya, sangat nyata dalam pemberdayaan keluarga, penurunan stunting, penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kualitas pendidikan anak, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan melalui kolaborasi lintas sektor.
Ngatiyana menekankan pentingnya Rakor sebagai forum evaluasi, konsolidasi, dan perencanaan agar program PKK berjalan efektif, tepat sasaran, dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Cimahi, kata dia, akan terus memberikan dukungan kebijakan dan anggaran selama program yang dijalankan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat adalah kunci menghadirkan solusi nyata. PKK membantu pemerintah menjangkau hingga lapisan paling bawah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Cimahi Midjiati Ningsih menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan atas dedikasi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah program unggulan, seperti Gelari Pelangi, Anugerah Gapura Sri Baduga, dan P2WKSS, saat ini masih dalam proses penilaian di tingkat Provinsi Jawa Barat dan diharapkan dapat meraih hasil terbaik.
Menurut Midjiati, Rakor tahunan ini menjadi momentum penting untuk mensinergikan program PKK dengan perangkat daerah, sehingga upaya pembinaan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Cimahi semakin kuat dan terarah.
Ketua panitia pelaksana, Euis Irawati, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakor mengacu pada keputusan Menteri Dalam Negeri dan Ketua Umum TP PKK terkait hasil Rapat Kerja Nasional X PKK, serta Program Kerja TP PKK Kota Cimahi Tahun 2025.
Selain sebagai sarana evaluasi capaian selama tahun berjalan, Rakor ini juga bertujuan menyelaraskan program TP PKK Kota, Kecamatan, dan Kelurahan dengan perangkat daerah melalui integrasi 10 Program Pokok PKK.
Rakor yang mengusung tema “Memantapkan Program dan Kegiatan TP PKK dengan Perangkat Daerah untuk Mewujudkan Keluarga Sejahtera” diisi dengan pemaparan materi, diskusi kelompok, serta pembahasan hasil evaluasi program guna merumuskan rekomendasi dan rencana kerja tahun berikutnya.
Kegiatan ditutup oleh Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi, Fitriani Manan, yang menyampaikan apresiasi atas semangat dan komitmen para kader PKK. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
“Pembangunan dimulai dari keluarga. Karena itu, hasil Rakor ini harus segera ditindaklanjuti secara nyata di lapangan dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat agar keluarga-keluarga di Cimahi semakin sejahtera dan berdaya,” pungkasnya.
(Mang Cu Bacuner's)