BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Gebyar Kacamata Gratis, Cimahi Tajamkan Masa Depan Generasi

Gebyar Kacamata Gratis, Cimahi Tajamkan Masa Depan Generasi
Ukuran huruf
Print 0

 

Tribunpandawa.id, Cimahi  -  Gebyar Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis di Aula Gedung B Pemkot Cimahi merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesehatan mata masyarakat. Kolaborasi antara Pemerintah Kota Cimahi, Tim Penggerak PKK, Lions Club, dan Rumah Sakit Mata Cicendo patut diapresiasi. Semoga kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Cimahi, terutama anak-anak sekolah.

Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif “Gifts of Sight” Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan Lions Club dan RS Mata Cicendo. Secara keseluruhan, program ini menyalurkan 28.000 kacamata gratis bagi anak usia sekolah, kader, dan guru di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, dengan alokasi sekitar 1.000 kacamata untuk setiap daerah.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan kolaboratif tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari infrastruktur, tetapi dari kualitas manusia yang dibangun secara berkelanjutan.

“Percuma kita membangun jalan, drainase, dan fasilitas lainnya jika sumber daya manusianya tidak dibangun. Kunci utama pembangunan ada di keluarga, dan peran ibu sangat menentukan dalam membentuk karakter generasi penerus,” ujar Adhitia.

Ia juga menyoroti tingginya kepadatan penduduk Kota Cimahi yang berpotensi memunculkan persoalan sosial bila tidak diimbangi dengan ketahanan keluarga yang kuat. Selain itu, perubahan lingkungan dan gaya hidup seperti paparan sinar ultraviolet serta penggunaan gawai sejak usia dini dinilai meningkatkan risiko gangguan kesehatan mata, terutama pada anak-anak usia sekolah.

“Gangguan penglihatan yang tidak ditangani dapat menghambat proses belajar, menurunkan prestasi, dan memengaruhi kepercayaan diri anak. Karena itu, kegiatan ini sangat penting untuk masa depan generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr. Indah Gilang Indira, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 1.110 peserta, terdiri atas 400 siswa SD sederajat, 400 siswa SMP sederajat, 160 siswa SMA sederajat, serta 150 kader PKK dan masyarakat umum.

Pelaksanaan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis di Kota Cimahi berlangsung pada 15–19 Desember 2025 dan tersebar di sejumlah lokasi, yakni RS Cibabat, RS Dustira, Optik Raya, serta Aula Gedung B Pemkot Cimahi. Pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD, dukungan sponsor, serta Bank BJB.

Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi, Fitriani Manan, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilaksanakan selama lima hari di berbagai titik untuk menjangkau lebih banyak warga. Tercatat, 258 peserta diperiksa di RS Cibabat, 99 peserta di RS Dustira, dan 443 peserta di Optik Raya.

Menurut Fitriani, kegiatan diawali dengan proses screening karena banyak masyarakat belum menyadari adanya gangguan penglihatan. Faktor usia, kebiasaan membaca dengan pencahayaan kurang, jarak membaca terlalu dekat, serta penggunaan gawai berlebihan menjadi penyebab utama gangguan kesehatan mata. 

Ia memastikan warga tidak mampu tetap terfasilitasi melalui universal health coverage, dan bila belum terlayani pada kegiatan ini, dapat dilanjutkan melalui BPJS Kesehatan.

Ketua TP PKK Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, menegaskan pentingnya kesehatan mata dalam menunjang tumbuh kembang anak dan kualitas hidup masyarakat. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan anak usia sekolah tahun 2025, gangguan penglihatan masih cukup tinggi di berbagai jenjang pendidikan.

“Di Kota Cimahi ditemukan gangguan penglihatan pada 13,90 persen siswa SD, 23,45 persen siswa MI, 27,59 persen siswa SMP sederajat, dan 33,96 persen siswa SMA sederajat. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan lanjutan agar dapat ditangani secara tepat,” ujarnya.

Melalui Gebyar Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis ini, Pemkot Cimahi berharap layanan pemeriksaan mata dapat diakses lebih cepat dan akurat. 

Program ini menjadi langkah nyata dalam mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini serta memastikan masyarakat memperoleh kualitas kesehatan mata yang lebih baik sebagai penopang aktivitas belajar dan produktivitas sehari-hari.

  (Mang Cu Bacuner's)

Gebyar Kacamata Gratis, Cimahi Tajamkan Masa Depan Generasi
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin