Tribunpandawa id, Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi resmi menghadirkan layanan kesehatan strategis bagi warganya. Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira meresmikan Gedung Unit Pengelolaan Darah (UPD) RSUD Cibabat Kota Cimahi, Rabu (31/12/2025), dengan mengusung slogan “Setetes Darah, Sejuta Harapan”.
Peresmian tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kota Cimahi serta Direktur Utama baru RSUD Cibabat, dr. Jeffry Iman Gurnadi, Sp.OG., M.Kes..
Kehadiran UPD ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya ketersediaan dan kecepatan akses darah bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa keberadaan UPD RSUD Cibabat akan memangkas waktu tunggu dan jarak pengambilan darah yang selama ini harus dilakukan ke luar daerah.“Sekarang masyarakat Cimahi tidak perlu jauh-jauh lagi ke Bandung jika membutuhkan darah. Di Cimahi sudah ada Unit Pengelolaan Darah sendiri. Ini menyangkut nyawa manusia, jadi waktu sangat menentukan,” tegasnya.
Ngatiyana menambahkan, UPD RSUD Cibabat dibangun sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyelamatkan jiwa dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, keterlambatan suplai darah bisa berakibat fatal, sehingga kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjadi solusi cepat bagi pasien yang membutuhkan.
Selain meresmikan UPD, Wali Kota Cimahi juga menyampaikan sejumlah program prioritas pembangunan ke depan. Ia menginstruksikan agar pembangunan drainase diselesaikan pada tahun 2026 guna mengurangi dan mencegah banjir di wilayah Cimahi. Untuk titik banjir besar, seperti kawasan Melong, Pemkot Cimahi akan menuntaskan pembebasan lahan sebagai bagian dari solusi jangka panjang.
Dalam kesempatan yang sama, Ngatiyana mengungkapkan bahwa Pemkot Cimahi juga akan meresmikan sejumlah fasilitas pelayanan publik lainnya, di antaranya Puskesmas di wilayah Cibeureum, rumah singgah, serta Puskesmas rawat inap yang melayani persalinan 24 jam. Selain itu, layanan klinik sore terus diperkuat agar masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di luar jam kerja.
“Kami ingin pelayanan kesehatan lebih dekat, lebih cepat, dan lebih manusiawi. Ke depan, pelayanan sore hari hingga rumah sakit sore akan kita siapkan dengan dokter dan layanan yang memadai,” ujarnya.
Tak hanya sektor kesehatan, Pemkot Cimahi juga menaruh perhatian pada infrastruktur dan tata kota, termasuk pembangunan Bundaran Jati untuk mengurai kemacetan serta penataan kawasan perkotaan seperti Plaza Cimahi. Ngatiyana menegaskan, seluruh pembangunan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi generasi mendatang agar dapat menikmati pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang lebih baik.
“Dalam masa pemerintahan kami, ada sejumlah pekerjaan besar yang sudah dan sedang diselesaikan, mulai dari UPD RSUD Cibabat, laboratorium kesehatan, puskesmas, hingga infrastruktur kota. Semua ini kami persembahkan untuk masyarakat Cimahi,” pungkasnya.
Dengan diresmikannya UPD RSUD Cibabat, Kota Cimahi kini selangkah lebih maju dalam mewujudkan layanan kesehatan yang cepat, mandiri, dan berorientasi pada keselamatan jiwa.
(Mang Cu Bacuner's)