BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

di Bukit Rowosari Sopir Truk Tewas Tertimbun Material Galian

Ukuran huruf
Print 0

Tribunpandawa.id, Semarang, Jawa Tengah  29  Juni  2025  – Duka mendalam menyelimuti warga Rowosari, Kecamatan , Kota Semarang, usai sebuah peristiwa memilukan terjadi di kawasan galian C Bukit Rowosari. Sebuah tebing di lokasi penambangan itu mendadak runtuh pada Jumat sore, 18 April 2025, menewaskan seorang sopir truk yang tengah bekerja.

Korban yang diketahui berinisial M (56), tewas di tempat setelah truk yang dikemudikannya serta sebuah alat berat yang berada di dekatnya terguling dan terpental akibat kuatnya dorongan material longsoran. Tanah dan bebatuan yang berguguran menimbun sebagian besar area penambangan, menyisakan kehancuran dan kepanikan di antara para pekerja.

Menurut keterangan dari para saksi mata, suara gemuruh mendahului runtuhnya tebing, menyergap tanpa peringatan. “Tiba-tiba tanah longsor, semua panik. Truk dan alat berat langsung kena," ujar seorang pekerja yang enggan disebut namanya.

Pihak kepolisian dari Polsek Tembalang bersama tim identifikasi Polrestabes Semarang segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti dan kesaksian telah dikumpulkan sebagai bagian dari penyelidikan awal.

Kapolsek Tembalang menyampaikan bahwa insiden terjadi saat aktivitas tambang tengah berlangsung. "Kami masih menyelidiki apakah ada kelalaian atau pelanggaran prosedur keselamatan di area tersebut," jelasnya.

Mandor lapangan dan beberapa pekerja kini tengah dimintai keterangan guna mengungkap kronologi pasti kejadian serta memverifikasi kelengkapan standar operasional kerja yang seharusnya diterapkan.

Peristiwa ini kembali membuka wacana kritis tentang keselamatan kerja di sektor pertambangan rakyat, khususnya di lokasi galian C yang tersebar di kawasan perbukitan Semarang. Minimnya pengawasan serta lemahnya penegakan regulasi sering kali berujung pada jatuhnya korban jiwa.

Tragedi longsor di Bukit Rowosari menjadi alarm keras bahwa risiko pekerjaan di sektor ini bukan sekadar angka statistik. Nyawa manusia menjadi taruhannya jika keselamatan hanya menjadi formalitas di atas kertas.

Pihak keluarga korban hingga kini masih menanti kepastian hukum dan tanggung jawab dari pengelola tambang. Sementara itu, evakuasi dan pembersihan lokasi terus dilakukan secara hati-hati demi mencegah longsor susulan.(***)

di Bukit Rowosari Sopir Truk Tewas Tertimbun Material Galian
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin