BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Ngatiyana Gandeng Poltekesos Bandung, Benahi Data Kemiskinan dan Tekan Pengangguran di Cimahi

Ngatiyana Gandeng Poltekesos Bandung, Benahi Data Kemiskinan dan Tekan Pengangguran di Cimahi
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.Id,   Cimahi  -  Pemerintah Kota Cimahi memperkuat kolaborasi dengan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung melalui penandatanganan kerja sama untuk menangani berbagai persoalan sosial, termasuk meningkatkan akurasi data kemiskinan dan menekan angka pengangguran di Kota Cimahi.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk menyinergikan peran pemerintah daerah dengan kalangan akademisi dalam mencari solusi atas persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Ngatiyana saat diwawancarai awak media usai kegiatan penandatanganan kerja sama antara Pemkot Cimahi dan Poltekesos Bandung, Jumat (23/10/2026).

Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pendataan masyarakat miskin, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, penanganan masalah sosial, serta upaya mengurangi pengangguran melalui pendataan yang lebih akurat dan terukur.

“Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Kota Cimahi telah melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Poltekesos Bandung. Tujuannya untuk membangun kolaborasi dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di Kota Cimahi, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun bidang lainnya,” ujar Ngatiyana.

Ia berharap, kemitraan tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kerja sama ini, Pemkot Cimahi juga diharapkan memperoleh dukungan dalam merumuskan langkah penanganan masalah sosial secara lebih tepat sasaran.

Akurasi Data Jadi Kunci Penanganan Pengangguran.

Ngatiyana menegaskan, salah satu aspek penting dalam kerja sama tersebut adalah pembenahan data kemiskinan dan pengangguran. Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar utama dalam menentukan kebijakan dan program pemerintah agar sesuai dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya.

Ia menyoroti dinamika kependudukan di Kota Cimahi yang dihuni warga dengan latar belakang administrasi kependudukan berbeda. Sebagian memiliki KTP Cimahi, sementara sebagian lainnya merupakan pendatang yang tinggal dan mencari pekerjaan di wilayah tersebut.

Kondisi itu, kata dia, perlu diperhatikan dalam proses survei dan pendataan agar tidak menimbulkan ketidaktepatan dalam menggambarkan kondisi sosial masyarakat, khususnya terkait angka pengangguran.

“Pendataan ini sangat penting. Kita harus memiliki data yang baik dan akurat, baik mengenai kemiskinan maupun pengangguran. Di Cimahi ada warga yang memiliki KTP Cimahi, ada juga pendatang yang tinggal di sini dan ingin bekerja di Cimahi,” jelasnya.

Ia menambahkan, ketelitian dalam melakukan survei diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui kondisi riil masyarakat dan menyusun langkah penanganan yang lebih efektif.

Dengan data yang valid, pemerintah diharapkan mampu mengidentifikasi kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial sekaligus memetakan persoalan ketenagakerjaan secara lebih komprehensif.

Kolaborasi Lima Tahun Diharapkan Berkelanjutan.

Kerja sama antara Pemkot Cimahi dan Poltekesos Bandung disebut direncanakan berlangsung selama lima tahun. Ngatiyana berharap, jangka waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun sinergi yang berkelanjutan, mulai dari proses pendataan hingga pelaksanaan program penanganan masalah sosial.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak agar kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan warga.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Cimahi berharap kualitas pendataan sosial semakin meningkat, program pengentasan kemiskinan lebih terarah, serta upaya mengurangi pengangguran dapat dilaksanakan berdasarkan kondisi lapangan yang sebenarnya.

Ngatiyana menegaskan, kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan Poltekesos Bandung dalam mendorong penyelesaian persoalan sosial secara bertahap dan berkesinambungan.

Dengan demikian, hasil kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi dapat diwujudkan dalam program nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Cimahi.

  ( Mang Cu Bacuner's )

Ngatiyana Gandeng Poltekesos Bandung, Benahi Data Kemiskinan dan Tekan Pengangguran di Cimahi
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin