BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

H. Bambang Purnomo Apresiasi Bantuan 100 Becak Listrik Presiden Prabowo

H. Bambang Purnomo Apresiasi Bantuan 100 Becak Listrik Presiden Prabowo
Ukuran huruf
Print 0

  
Tribunpandawa.id,    CIMAHI   – Anggota DPRD Kota Cimahi, H. Bambang Purnomo, turut menghadiri acara penyerahan 100 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bagi para pengayuh becak di Kota Cimahi. 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pengurus Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Bantuan ini menjadi angin segar bagi para pengayuh becak, khususnya mereka yang telah berusia lanjut dan selama bertahun-tahun mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah.

Dalam keterangannya, H. Bambang Purnomo menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo terhadap masyarakat kecil, terutama para   sektor informal yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.

Menurut Bambang, penggunaan becak konvensional dengan cara dikayuh membutuhkan tenaga yang cukup besar. Kondisi tersebut semakin berat bagi pengayuh yang telah memasuki usia senja.

“Kalau kita melihat di Kota Cimahi, masih banyak bapak-bapak dan kakek-kakek yang mengayuh becak secara manual. Bahkan, ada yang usianya sudah sekitar 70 tahun. Tentu pekerjaan itu cukup berat bagi mereka,” ungkap Bambang.

Ia menilai, kehadiran becak listrik dapat membantu meringankan beban fisik para pengayuh sekaligus memberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Permintaan Becak Listrik Terus Meningkat.

Bambang menjelaskan, pada awalnya bantuan yang direncanakan untuk dikirim ke Kota Cimahi mencapai 200 unit. Namun, pengiriman dilakukan secara bertahap dengan mendatangkan 100 unit terlebih dahulu.

Setelah bantuan tahap awal tersebut tiba, antusiasme masyarakat ternyata cukup tinggi. Menurut Bambang, permohonan bantuan yang masuk terus bertambah hingga mencapai lebih dari 350 permintaan.

“Awalnya kita coba kirim 100 unit terlebih dahulu. Setelah becak listrik datang, ternyata banyak masyarakat yang mengajukan permohonan. Sampai sekarang, permintaannya sudah lebih dari 350,” jelasnya.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Yayasan GSN agar program bantuan tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bambang juga berharap para penerima bantuan dapat memanfaatkan becak listrik untuk menunjang pekerjaan mereka, sehingga penghasilan keluarga bisa tetap terjaga tanpa harus mengeluarkan tenaga berlebihan.

Berpotensi Membantu Mobilitas di Kawasan Permukiman.

Selain meringankan pekerjaan pengayuh becak, becak listrik dinilai memiliki potensi untuk mendukung mobilitas warga di kawasan permukiman dan kompleks perumahan yang tidak seluruhnya terjangkau angkutan umum.

Bambang mengungkapkan, saat uji coba dilakukan, keberadaan becak listrik mendapat perhatian masyarakat, termasuk para ibu yang beraktivitas atau berbelanja di lingkungan perumahan.

Menurutnya, kendaraan tersebut dapat menjadi alternatif transportasi jarak dekat yang lebih praktis, terutama untuk melayani kebutuhan mobilitas warga di jalan-jalan lingkungan.

Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan sebagai salah satu upaya mendukung transformasi transportasi masyarakat.

Pengisian Daya Bisa Dilakukan di Rumah.

Terkait pengoperasian dan perawatan, Bambang menyampaikan bahwa para calon penerima telah mendapatkan pelatihan selama hampir lima hari.

Dalam pelatihan tersebut, penerima diperkenalkan dengan cara penggunaan dan pengisian daya baterai becak listrik. Sistem baterai yang dapat dilepas memungkinkan pengisian daya dilakukan di rumah sesuai petunjuk penggunaan.

Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan para penerima dapat memahami cara mengoperasikan kendaraan, melakukan perawatan dasar, serta mengetahui prosedur penanganan apabila terjadi kendala teknis.

Bambang berharap dukungan teknis, layanan servis, dan garansi dari penyedia dapat berjalan dengan baik sehingga becak listrik dapat digunakan secara berkelanjutan.

Harapan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga.

Bambang menegaskan, bantuan becak listrik tersebut hendaknya tidak hanya dipandang sebagai pemberian kendaraan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menggantungkan hidup dari pekerjaan sehari-hari.

Ia berharap bantuan dapat diterima oleh pengayuh becak yang membutuhkan dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung perekonomian keluarga.

Menurutnya, becak listrik juga dapat digunakan secara bijak oleh anggota keluarga penerima untuk menunjang aktivitas yang diperbolehkan, dengan tetap memperhatikan ketentuan penggunaan dan keselamatan berkendara.

“Harapannya, bantuan dari Presiden Prabowo ini benar-benar bermanfaat bagi para pengayuh becak. Mudah-mudahan mereka bisa bekerja lebih ringan, tetap produktif, dan mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” pungkasnya.

Program bantuan 100 becak listrik di Kota Cimahi diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung kesejahteraan pengayuh becak sekaligus mendorong perkembangan transportasi jarak dekat yang lebih modern dan ramah lingkungan.

     ( Mang Cu Bacuner's )


*

H. Bambang Purnomo Apresiasi Bantuan 100 Becak Listrik Presiden Prabowo
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin