BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Sabtu Pagi Penuh Warna, Perwatusi Ajak Warga Cimahi Rajin Berolahraga

Sabtu Pagi Penuh Warna, Perwatusi Ajak Warga Cimahi Rajin Berolahraga
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id,  CIMAHI — Sabtu pagi di Pendopo DPRD Kota Cimahi, 8 Agustus 2026, terasa berbeda. Warna-warni pakaian olahraga peserta berpadu dengan gerakan senam yang kompak, sementara teriakan penuh semangat ibu-ibu peserta membuat suasana Festival Olahraga Masyarakat Kota Cimahi 2026 semakin meriah.

Bukan sekadar berkumpul dan menggerakkan tubuh, kegiatan yang digagas Anggota DPRD Kota Cimahi sekaligus Ketua Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Kota Cimahi, Drs. Warman Suryaman, M.Si., itu menjadi ajakan terbuka kepada masyarakat agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Festival tersebut diikuti sejumlah kelompok senam, terutama ibu-ibu perwakilan dari berbagai kelurahan di Kota Cimahi. Semangat peserta terlihat sejak kegiatan dimulai. Gerakan senam dilakukan bersama, diselingi sorakan penyemangat yang membuat halaman Pendopo DPRD semakin hidup.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Cimahi, termasuk Ketua KORMI Kota Cimahi, H. Endang Sahri.

Warman mengatakan, festival tersebut tidak hanya bertujuan menghadirkan kegembiraan melalui olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan pentingnya menjaga kesehatan tulang dan kebugaran tubuh.

“Tujuan utamanya yang pertama adalah sosialisasi mengenai senam Perwatusi. Perwatusi itu Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia,” ujar Warman.

Menurutnya, olahraga masyarakat memiliki ruang yang sangat luas karena dapat dilakukan berbagai kelompok usia. Anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lanjut usia dapat memilih aktivitas olahraga sesuai kemampuan masing-masing.

Beragam jenis senam pun diperkenalkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari senam lansia, senam remaja yang memiliki gerakan lebih dinamis, hingga senam jantung sehat.

“Semua kegiatan senam itu ada, dari anak-anak sampai lansia. Ada senam lansia, ada senam remaja karena gerakannya biasanya lebih cepat, kemudian ada juga senam jantung sehat dan macam-macam olahraga lainnya,” jelasnya.

Bukan Sekadar Sehat, Bibit Atlet Pun Dicari.

Festival Olahraga Masyarakat Kota Cimahi 2026 juga diarahkan menjadi bagian dari pembinaan olahraga masyarakat. Dari kegiatan semacam ini, potensi dan kemampuan peserta dapat terlihat untuk kemudian dikembangkan lebih lanjut.

Warman menyebut, kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mencari bibit-bibit potensial yang dipersiapkan mengikuti ajang olahraga masyarakat tingkat Provinsi Jawa Barat pada November mendatang.

“Ini juga untuk mencari bibit-bibit sebagai persiapan nanti ke tingkat Provinsi Jawa Barat pada bulan November,” katanya.

Piala dan berbagai penghargaan yang turut ditampilkan dalam kegiatan menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat tidak berhenti pada urusan kebugaran. Dari olahraga yang dilakukan secara rutin, prestasi juga dapat tumbuh.

Namun bagi Warman, kemenangan terbesar tetaplah ketika masyarakat mampu menjaga tubuhnya agar tetap sehat dan produktif.

Ia berharap kegiatan olahraga masyarakat di Kota Cimahi tidak berhenti pada satu festival. Sebaliknya, kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga kebiasaan bergerak dan berolahraga semakin melekat dalam kehidupan warga.

“Harapan ke depannya, semua masyarakat Cimahi sehat selalu. Jangan lupa olahraga. Kalau olahraga rutin, insya Allah mereka sehat-sehat,” tuturnya.

Olahraga Tak Harus Berat.

Warman juga mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kesehatan tidak selalu membutuhkan olahraga berat. Yang terpenting adalah kemauan untuk bergerak dan melakukannya secara konsisten.

Menurutnya, meningkatnya usia harapan hidup harus diimbangi dengan kualitas kesehatan. Jangan sampai masyarakat berumur panjang tetapi tidak dibarengi kondisi tubuh yang bugar dan produktif.

 “Sekarang usia harapan hidup sudah tinggi. Tapi dengan kebiasaan olahraga, maka kesehatan bisa lebih terjaga dan usia harapan hidup masyarakat juga bisa lebih baik,” pungkasnya.

Semangat itu pula yang tergambar dari Festival Olahraga Masyarakat Kota Cimahi 2026. Di tengah musik dan gerakan senam, ibu-ibu peserta bukan hanya berkeringat, tetapi juga menebarkan energi positif.

Perwatusi ingin memastikan bahwa olahraga bukan sekadar kegiatan sesaat. Olahraga harus menjadi kebiasaan, kesehatan menjadi kebutuhan, dan kebersamaan menjadi kekuatan.

Dari Pendopo DPRD Kota Cimahi, pesan sederhana itu kembali digaungkan: bergerak hari ini, sehat untuk hari esok.

   (Mang Cu)

Sabtu Pagi Penuh Warna, Perwatusi Ajak Warga Cimahi Rajin Berolahraga
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin