BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Reses Jeli Farina di Cibabat Serap Aspirasi 300 Konstituen, Rutilahu Jadi Sorotan

Reses Jeli Farina di Cibabat Serap Aspirasi 300 Konstituen, Rutilahu Jadi Sorotan
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id,  CIMAHI  -  Anggota DPRD Kota Cimahi, Jeli Farina, M.Pd., menggelar Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di wilayah Cibabat dan Pasirkaliki, Kota Cimahi, Sabtu (29/8/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 300 konstituen.

Reses tidak sekadar menjadi agenda bertemu masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan Jeli untuk menyampaikan perkembangan sejumlah pokok pikiran (pokir) yang sebelumnya telah diperjuangkan. Di antaranya program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), perbaikan jalan, drainase, serta berbagai kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Jeli mengatakan, sejumlah program yang sebelumnya diajukan melalui pokir DPRD telah direalisasikan. Khusus untuk program Rutilahu, sedikitnya sudah ada sekitar 13 rumah yang mendapatkan penanganan dan telah terealisasi.

“Alhamdulillah, hari ini tanggal 29 Agustus saya melakukan reses persidangan kedua di Cibabat dan Pasirkaliki. Sekitar 300 masyarakat hadir. Saya juga memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pokir yang sudah terealisasi,” ujar Jeli saat diwawancarai awak media.

Menurutnya, selain Rutilahu, sejumlah usulan lain seperti PJG/PJL, perbaikan jalan dan drainase juga telah direalisasikan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran pemerintah.

Jeli menegaskan, keberadaan dirinya sebagai anggota DPRD harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Karena itu, ia meminta agar pokir yang diperjuangkan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.

“Saya meminta kepada masyarakat agar pokir itu benar-benar tersentuh kepada masyarakat. Keberadaan saya sebagai anggota dewan harus benar-benar dirasakan masyarakat. Jadi ketika ada program, manfaatnya harus sampai kepada mereka,” tegasnya.

Anggaran Efisien, Program Diprioritaskan.

Dalam kesempatan tersebut, Jeli juga menyinggung kondisi anggaran pemerintah yang mengalami efisiensi. Menurutnya, kondisi tersebut membuat ruang fiskal untuk menjalankan berbagai program menjadi lebih terbatas dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia menyebut, pada tahun sebelumnya anggaran yang tersedia berada di kisaran Rp1,2 miliar, sedangkan akibat efisiensi kini menjadi sekitar Rp750 juta.

“Sekarang permasalahannya, kalau tahun lalu kita mendapatkan anggaran sekitar Rp1,2 miliar, sekarang karena efisiensi menjadi sekitar Rp750 juta. Bahkan ada informasi akan dilakukan pemangkasan untuk hal-hal yang dianggap tidak terlalu penting,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, Jeli menegaskan dirinya akan lebih selektif dalam memperjuangkan aspirasi. Program yang menjadi prioritas adalah kebutuhan masyarakat yang benar-benar mendesak dan memiliki dampak langsung.

“Pokoknya saya maunya kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kita harus menentukan prioritas,” katanya.

Warga Apresiasi Program yang Sudah Berjalan.

Jeli mengaku mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya terhadap program yang telah berhasil direalisasikan sebelumnya. Warga, kata dia, memberikan apresiasi karena aspirasi yang disampaikan tidak berhenti dalam forum reses, tetapi ada yang diwujudkan dalam bentuk program.

Ia juga mengapresiasi sikap masyarakat yang dinilai tetap memahami kondisi perekonomian dan keterbatasan anggaran pemerintah saat ini.

“Saya melihat respons masyarakat sangat baik. Dengan beberapa Rutilahu yang sudah terlaksana, mereka sangat mengapresiasi. Saya juga berterima kasih kepada masyarakat karena dalam kondisi ekonomi negara kita seperti sekarang, mereka tetap memahami dan menjaga keadaan tetap normal,” tuturnya.

Jeli berharap komunikasi antara masyarakat dan DPRD terus terjaga. Baginya, reses merupakan salah satu cara untuk memastikan persoalan yang muncul di lingkungan warga dapat diketahui secara langsung dan kemudian diperjuangkan melalui kebijakan serta program pembangunan.

“Yang paling penting, masyarakat jangan hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga bersama-sama menjaga dan mengawal program agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” pungkasnya.

  ( Mang Cu Bacuner's )

Reses Jeli Farina di Cibabat Serap Aspirasi 300 Konstituen, Rutilahu Jadi Sorotan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin