Tribunpandawa.id, Cimahi - Jangan terlalu sibuk menjadi hakim atas noda dan aib dalam kehidupan orang lain, sementara noda dalam diri sendiri tak pernah benar-benar berusaha diperbaiki.Hidup tidak semudah membalikkan telapak tangan. Setiap manusia memiliki cerita, luka, kesalahan, dan masa lalu yang mungkin tidak terlihat oleh orang lain.
Memang, paling mudah menghitung kesalahan orang lain, menunjuk kekurangannya, lalu merasa diri paling benar. Namun, sebelum menilai kehidupan seseorang, ada baiknya kita berkaca terlebih dahulu.
Jangan jadikan kekurangan orang lain sebagai alasan untuk merasa lebih tinggi. Karena bisa jadi, aib yang sedang kita bicarakan hari ini justru menjadi cermin bagi kekurangan diri sendiri yang belum kita sadari.
Belajar memperbaiki diri sebelum sibuk menghakimi. Sebab menjadi manusia baik bukan tentang siapa yang paling sedikit salah, tetapi siapa yang mau mengakui kesalahan dan terus berusaha menjadi lebih baik.
( Catatan Mng Cu )
