BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Hari Pramuka ke-65, Wali Kota Cimahi Ajak Generasi Muda Lawan Ancaman yang Rusak Masa Depan

Hari Pramuka ke-65, Wali Kota Cimahi Ajak Generasi Muda Lawan Ancaman yang Rusak Masa Depan
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id,  CIMAHI  -  Semangat Hari Pramuka ke-65 di Kota Cimahi tidak sekadar ditandai dengan upacara seremonial. Momentum tersebut dimanfaatkan Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, untuk menguatkan pesan kepada generasi muda agar berani menjaga masa depan dari berbagai pengaruh negatif.

Pesan itu disampaikan Ngatiyana saat menghadiri Upacara Hari Pramuka ke-65 sekaligus pelepasan Kontingen Gerakan Pramuka Kota Cimahi untuk mengikuti Gema Tunas V Jawa Barat di Plaza Rakyat Pemerintah Kota Cimahi, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, perangkat daerah, jajaran pembina, pelatih, pendamping, keluarga besar Gerakan Pramuka Kota Cimahi serta perwakilan Kwartir Daerah Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Ngatiyana mengingatkan para anggota Pramuka agar tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat menghancurkan masa depan. Menurutnya, ancaman terhadap generasi muda saat ini tidak hanya datang dari lingkungan pergaulan, tetapi juga melalui peredaran obat-obatan terlarang, narkoba, minuman keras dan berbagai bentuk pengaruh negatif lainnya.

“Apabila ada unsur-unsur dari luar yang ingin merusak generasi muda, yang ingin memutus cita-cita kalian, hadapi dengan sebaik-baiknya dan jangan takut,” tegas Ngatiyana.

Ia meminta anggota Pramuka menjadi contoh sekaligus pelopor bagi teman-temannya di sekolah. Jika menemukan ajakan atau pemberian sesuatu yang berpotensi membahayakan, para pelajar diminta lebih jeli dan mengambil langkah yang tepat.

Ngatiyana menilai keberadaan Pramuka memiliki posisi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, kepedulian sosial dan ketangguhan dinilai menjadi bekal penting dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan itu, Ngatiyana juga mengulas tema Hari Pramuka ke-65, yakni “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Menurutnya, tema tersebut memiliki makna strategis. Gerakan Pramuka tidak hanya dituntut memperkuat organisasi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar kepramukaan.

Pramuka, kata dia, dapat berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan melalui berbagai kegiatan nyata, seperti pemanfaatan lahan produktif, kebun sekolah, pengolahan kompos, pemanfaatan pekarangan, edukasi gizi hingga gerakan mengurangi pemborosan makanan.

“Indonesia Emas 2045 tidak akan datang dengan sendirinya. Masa depan itu sedang kita siapkan hari ini, dan generasi muda yang berdiri di hadapan kita adalah bagian dari generasi yang akan menentukannya,” ujarnya.

Ia berharap Pramuka Kota Cimahi tidak hanya menjadi wadah untuk berlatih dan meraih prestasi, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya generasi yang tangguh, mandiri dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bawa Nama Baik Kota Cimahi.

Selain memperingati Hari Pramuka, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pelepasan Kontingen Gerakan Pramuka Kota Cimahi yang akan berlaga dalam Gema Tunas V Jawa Barat.

Ngatiyana berpesan agar seluruh kontingen menjaga sikap, kekompakan dan nama baik Kota Cimahi selama mengikuti kegiatan.

Menurutnya, keberangkatan para anggota Pramuka bukan sekadar membawa perlengkapan dan seragam, tetapi juga membawa amanah serta identitas Kota Cimahi.

“Ketika kalian berangkat, kalian tidak hanya membawa program, perlengkapan ataupun seragam. Kalian membawa nama baik Kota Cimahi,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan kontingen nantinya tidak selalu mudah. Rasa lelah, tantangan bahkan keinginan untuk menyerah bisa saja muncul. Namun, menurutnya, justru dalam kondisi sulit itulah karakter seseorang diuji.

“Bukan seberapa kuat kita ketika semua mudah, tetapi seberapa teguh kita ketika menghadapi kesulitan,” ungkapnya.

Usai upacara, Ngatiyana saat ditemui awak media mengatakan peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kota Cimahi berlangsung penuh semangat dan dihadiri keluarga besar Pramuka serta perwakilan Kwartir Daerah Jawa Barat.

Ia menegaskan bahwa pesan utama yang disampaikan kepada anggota Pramuka adalah pentingnya menjadi teladan bagi lingkungan sekolah sekaligus ikut menjaga teman sebaya dari pengaruh yang dapat merusak masa depan.

“Jangan terpengaruh dengan obat-obat terlarang maupun minuman keras yang akhirnya merusak masa depan kalian,” kata Ngatiyana.

Ia berharap anggota Pramuka mampu berdiri di depan, memberikan pengaruh positif dan mengajak teman-temannya menyiapkan masa depan yang lebih baik demi terwujudnya generasi Indonesia Emas 2045.

“Selamat Hari Pramuka ke-65. Selamat berjuang, banggakan Cimahi, jaga Satya dan Darma Pramuka,” pungkasnya.

   ( Mang Cu Bacuner's )

Hari Pramuka ke-65, Wali Kota Cimahi Ajak Generasi Muda Lawan Ancaman yang Rusak Masa Depan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin