Tribunpandawa.id, Kunjungan Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, bersama Relawan HEPI+ Bantu Temen ke kediaman Rian, penyandang tunanetra di RW 04, Kelurahan Cibabat, Rabu (15/7/2026), tak hanya menghadirkan bantuan sosial. Kehadiran orang nomor dua di Kota Cimahi itu juga membuka jalan bagi penyelesaian sejumlah persoalan lingkungan yang selama ini dikeluhkan warga.
Salah satu sorotan utama adalah kondisi bangunan bagian belakang RS Cibabat yang tampak kumuh dan menjadi perhatian warga.
Ketua RW 04 Kelurahan Cibabat, Tomy Yudistira, mengungkapkan bahwa saat mendengar langsung keluhan masyarakat, Wakil Wali Kota segera menghubungi pihak manajemen atau Direktur RS Cibabat di hadapan warga."Alhamdulillah, hikmahnya sangat besar. Pak Wakil langsung menelepon pihak rumah sakit di depan kami. Selain itu, persoalan saluran drainase juga langsung mendapat perhatian," ujar Tomy saat diwawancarai awak media.
Menurutnya, kunjungan tersebut membawa dampak positif yang jauh melampaui kegiatan penyaluran bantuan sosial kepada Rian.
Warga kini mendapat kepastian bahwa akan ada pengecatan pada bagian belakang gedung RS Cibabat yang selama ini terlihat kusam, sekaligus perbaikan saluran drainase yang bertahun-tahun menjadi penyebab genangan hingga banjir di lingkungan RW 04.
Tomy mengakui, selama ini komunikasi antara pihak lingkungan dengan rumah sakit belum berjalan maksimal, meskipun sama-sama berada dalam lingkup pemerintahan. Kondisi itu membuat berbagai persoalan di lapangan sulit diselesaikan.
"Kami berharap setelah ini komunikasi dengan pihak rumah sakit bisa lebih baik. RS Cibabat berada di wilayah RW 04, sehingga sudah semestinya ada sinergi dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan mengatasi persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan warga," katanya.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Wakil Wali Kota yang langsung mengambil tindakan di lokasi.
Menurutnya, kehadiran seorang pemimpin yang mendengar langsung aspirasi masyarakat mampu mempercepat penyelesaian persoalan yang selama ini terhambat.
Bagi warga RW 04, kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa mendengar keluhan masyarakat secara langsung dapat menghasilkan solusi nyata.
Dari sebuah agenda kemanusiaan untuk membantu seorang penyandang tunanetra, lahir pula komitmen perbaikan lingkungan yang diharapkan memberi manfaat bagi seluruh warga di sekitar RS Cibabat.
( Mang Cu )