BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Rumah Ibadah di Cimahi Didorong Jadi Ruang Aman dan Ramah Anak

Rumah Ibadah di Cimahi Didorong Jadi Ruang Aman dan Ramah Anak
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id,  CIMAHI – Upaya mewujudkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak terus diperkuat Pemerintah Kota Cimahi. 

Tidak hanya melalui keluarga dan sekolah, perlindungan serta pemenuhan hak anak kini juga diperluas ke lingkungan keagamaan melalui program Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi dan Deklarasi Rumah Ibadah Ramah Anak Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi di Aula Sosial Pura Agung Wira Loka Natha, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Cimahi dalam memperkuat pembangunan berbasis hak anak sekaligus mendukung terwujudnya Kota Layak Anak (KLA). 

Sebanyak 70 perwakilan pengurus rumah ibadah dari berbagai agama hadir bersama unsur Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Maheswari Kota Cimahi.

Kehadiran berbagai elemen lintas agama menjadi simbol kebersamaan dalam menciptakan ruang yang inklusif, aman, dan nyaman bagi anak tanpa memandang latar belakang agama maupun keyakinan.

Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi, Fitriani Manan, mengatakan rumah ibadah memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda. 

Selain menjadi tempat menanamkan nilai spiritual dan moral, rumah ibadah juga dapat berfungsi sebagai ruang sosial yang mendukung perlindungan anak dari berbagai ancaman, seperti kekerasan, diskriminasi, perundungan hingga eksploitasi.

Menurutnya, Program Rumah Ibadah Ramah Anak merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pemenuhan hak anak secara menyeluruh.

“Rumah ibadah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak. Tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri dalam suasana yang positif serta bebas dari kekerasan,” ujar Fitriani.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Rumah Ibadah Ramah Anak Kota Cimahi Tahun 2026 yang diawali oleh perwakilan Masjid Agung Kota Cimahi, Pura Agung Wira Loka Natha, dan Gereja GPIB Cimahi.

Deklarasi tersebut memuat sejumlah komitmen penting, mulai dari menjamin pemenuhan hak anak dalam setiap aktivitas keagamaan, menyediakan sarana dan prasarana yang aman dan ramah anak, menghadirkan ruang bermain edukatif dan pojok baca, hingga menyediakan fasilitas pendukung seperti ruang laktasi dan sanitasi yang layak.

Selain itu, deklarasi juga menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dan pengurus rumah ibadah dalam upaya perlindungan anak. 

Untuk mendukung implementasinya, akan dibentuk Tim Gerakan Rumah Ibadah Ramah Anak (Gerak RIRA) di masing-masing rumah ibadah.

Tim tersebut nantinya berperan sebagai penggerak berbagai program perlindungan anak, termasuk penyusunan standar operasional perlindungan anak, pengembangan zona ramah anak, hingga mekanisme pencegahan dan penanganan kasus kekerasan di lingkungan rumah ibadah.

DP3AP2KB Kota Cimahi menilai kolaborasi lintas agama menjadi kunci penting dalam menanamkan nilai toleransi, penghormatan terhadap hak anak, serta semangat kebersamaan sejak usia dini. 

Melalui pendekatan tersebut, rumah ibadah diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang pembelajaran nilai-nilai kemanusiaan dan keberagaman.

Pemerintah Kota Cimahi optimistis langkah ini akan memperkuat ekosistem perlindungan anak di daerah. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi keagamaan, cita-cita menjadikan Cimahi sebagai Kota Layak Anak diharapkan dapat terwujud secara lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anak di Kota Cimahi.***

Rumah Ibadah di Cimahi Didorong Jadi Ruang Aman dan Ramah Anak
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin