Tribunpandawa.id, CIMAHI – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi melalui kegiatan Tasyakur Bini'mat yang dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim piatu dan dhuafa serta pengukuhan kepengurusan organisasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Rabu (10/6/2026).
Acara terselenggara berkat kolaborasi Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi dengan H. Vhandy Adam selaku pemilik Rumah Makan Alam Sunda Cimahi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila, Hari Lingkungan Hidup Sedunia, sekaligus menyambut Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi.Sejumlah tokoh hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya Ketua Paku Sunda Jawa Barat, Ketua Paku Sunda Kota Cimahi beserta jajaran, unsur Forkopimda, perwakilan TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat yang akrab disapa Abah Alam.
Wali Kota Cimahi Letkol (Purn) Ngatiyana berhalangan hadir karena tengah menjalankan agenda pemerintahan di sejumlah wilayah.
Kehadirannya diwakili Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi, H. Totong Solehudin, S.Sos., M.Si.
Mewakili Wali Kota, Totong menyampaikan apresiasi atas konsistensi Paku Sunda dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
" Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, kami menyampaikan salam hormat dan apresiasi dari Bapak Wali Kota. Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat," ujarnya.
Menurut Totong, sinergi yang terjalin antara organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, dan pemerintah merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Kolaborasi yang dibangun Paku Sunda bersama Rumah Makan Alam Sunda dinilai mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tantangan pembangunan saat ini tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat untuk saling mendukung dan berbagi peran sesuai kapasitas masing-masing.
"Era sekarang adalah era kolaborasi. Pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat harus berjalan bersama. Ketika semua pihak saling mendukung, maka berbagai persoalan sosial dapat diatasi dengan lebih baik," katanya.
Selain mengapresiasi kegiatan sosial tersebut, Totong juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai fondasi utama pembangunan Kota Cimahi.
Menurutnya, lingkungan yang aman dan kondusif akan menciptakan ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berkembang.
Ia mengutip pesan yang kerap disampaikan Wali Kota Cimahi bahwa keamanan merupakan aset yang sangat berharga bagi kehidupan masyarakat.
"Menjaga diri, menjaga lingkungan, dan menjaga kebersamaan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan demikian, Cimahi akan tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warganya," tuturnya.
Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Santunan kepada anak yatim dan dhuafa menjadi simbol nyata kepedulian sosial yang terus dijaga oleh Paku Sunda bersama para mitranya.
Melalui kegiatan tersebut, Paku Sunda Kota Cimahi berharap dapat terus menjadi wadah pemersatu masyarakat sekaligus menjembatani kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas dalam mendukung terwujudnya Kota Cimahi yang semakin maju, berbudaya, dan sejahtera.
(Mng Cu)