Tribunpandawa.id, Cimahi - Wali Kota Cimahi,Ngatiyana kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan turun langsung ke lingkungan warga di RW 04 Kelurahan Karang Mekar Kota Cimahi , Selasa (20/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ngatiyana didampingi Lurah Karang Mekar, para tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut kedatangannya.
Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial. Ngatiyana menyempatkan diri meninjau langsung sejumlah rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang menjadi perhatian pemerintah daerah.
Ia ingin memastikan kondisi warga benar-benar diketahui secara nyata sebelum bantuan diberikan.
“Kali ini saya bersilaturahmi dengan masyarakat RW 04 Kelurahan Karangmekar untuk meninjau rumah tidak layak huni, sekaligus mengunjungi rumah tokoh masyarakat Kota Cimahi dan pendiri Kota Cimahi almarhum Kang Ade Patah,” ujar Ngatiyana di sela kegiatan.Dalam suasana penuh keakraban, orang nomor satu di Kota Cimahi itu juga berdialog santai bersama warga. Berbagai persoalan lingkungan, kebutuhan masyarakat, hingga harapan terkait pembangunan disampaikan langsung oleh warga kepada pemerintah kota.
Menurut Ngatiyana, komunikasi langsung seperti ini menjadi cara paling efektif untuk memahami kondisi masyarakat secara utuh. Ia menilai banyak solusi lahir dari obrolan sederhana bersama warga di lapangan.
“Kadang solusi terbaik lahir dari obrolan sederhana bersama warga. Mendengar aspirasi sambil melihat langsung kondisi di lapangan, agar bantuan Rutilahu benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat untuk kehidupan masyarakat yang lebih nyaman dan aman,” ungkapnya.
Selain meninjau kondisi rumah warga, kunjungan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para tokoh yang ikut berperan dalam perjalanan pembangunan Kota Cimahi, termasuk mengenang sosok almarhum Kang Ade Patah sebagai salah satu pendiri kota.
Warga RW 04 Kelurahan Karang Mekar mengaku senang dan merasa diperhatikan dengan hadirnya wali kota secara langsung di lingkungan mereka.
Mereka berharap program perbaikan rumah tidak layak huni dapat terus berjalan sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.***