Tribunpandawa.id, Cimahi – Jajaran Polsek Cimahi bergerak cepat menangani peristiwa dua perempuan yang tertemper Kereta Api Fider di perlintasan KM 147+2, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Senin (25/5/2026).Kapolsek Cimahi, Donny Irawan, langsung memimpin penanganan di lokasi sesaat setelah laporan diterima. Tidak lama kemudian, personel gabungan dari Polres Cimahi dan Polsek Cimahi tiba untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan proses evakuasi.
Sejumlah petugas yang diterjunkan di antaranya personel Piket Samapta, Piket Pawas, Piket Reskrim, hingga Tim Inafis Polres Cimahi. Penanganan juga diperkuat anggota Reskrim, Samapta, dan Bhabinkamtibmas Polsek Cimahi.Selain kepolisian, proses evakuasi turut melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Baros bersama personel PMI Kota Cimahi guna mempercepat penanganan di lokasi kejadian.
Petugas bergerak cepat melakukan pengamanan area perlintasan serta mengevakuasi korban agar tidak menimbulkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar jalur kereta.
Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan menjelaskan, laporan pertama diterima sekitar pukul 11.24 WIB setelah masinis KA Fider nomor 625 jurusan Bandung–Padalarang melaporkan kejadian tersebut kepada PPKA Stasiun Cimahi.
“Petugas keamanan stasiun yang pertama tiba di lokasi mendapati kedua korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kompol Donny Irawan.
Dua korban diketahui bernama Eni Kusriyani (58), warga Jalan Bapa Ampi, Kelurahan Baros, serta Primaeti Wastuti (55), warga Jalan Kalidam, Kelurahan Karangmekar.
Jenazah keduanya kemudian dibawa ke ruang pemulasaran jenazah RSUD Cibabat untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi guna melengkapi pendalaman peristiwa tersebut.
Hingga penanganan selesai, situasi di sekitar lokasi kejadian berhasil dikendalikan dan arus kendaraan di kawasan perlintasan Baros kembali berjalan normal.***