Kehadirannya diwakili oleh sejumlah pejabat, di antaranya Sugeng selaku Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Ajat, Lucky dari Disbudparpora.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga perantauan asal Kebumen yang tinggal di Cimahi dan sekitarnya untuk mempererat tali persaudaraan usai merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Mengusung semangat kebersamaan, acara tersebut juga dihiasi pesan budaya Jawa bertuliskan “Guyub Rukun Anggawe Makmur, Supayane Inyong Karo Rika Tetep Dadi Sedulur”. Filosofi ini menegaskan bahwa kerukunan menjadi kunci kemakmuran sekaligus menjaga eratnya persaudaraan di mana pun berada.
Ratusan peserta hadir dengan mengenakan busana terbaik mereka. Suasana penuh keakraban terasa saat para anggota saling bermaafan dan melepas rindu dalam ajang temu kangen, khususnya bagi mereka yang telah lama tidak berjumpa.
Ketua panitia, Deni, menyampaikan bahwa kegiatan tahunan ini bukan sekadar tradisi pasca-Lebaran, tetapi juga menjadi upaya menjaga nilai kekeluargaan dan budaya daerah di tengah kehidupan perantauan.
“Ini adalah momen untuk memperkuat solidaritas sekaligus menjaga identitas budaya Kebumen di tanah rantau,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pakkem Lestari diharapkan terus menjadi wadah pemersatu masyarakat Kebumen di Cimahi dan sekitarnya, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya agar tetap hidup di tengah dinamika kehidupan perkotaan.
(Mang Cu Bacuner’s)
