BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Panglima TNI Melayat ke Cimahi, Negara Jamin Hak Keluarga Prajurit Gugur

Panglima TNI Melayat ke Cimahi, Negara Jamin Hak Keluarga Prajurit Gugur
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id, Cimahi  -  Duka mendalam menyelimuti kediaman almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar di Kota Cimahi, Rabu (1/4/2026).

Panglima TNI, Agus Subiyanto, bersama istri Evi Sophia Indra, datang langsung untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Zulmi Aditya Iskandar merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon. 

Kehadirannya menjadi bagian dari pengabdian Indonesia dalam menjaga stabilitas dunia.

Kunjungan Panglima TNI berlangsung sekitar pukul 12.48 WIB di rumah duka yang berlokasi di Jalan Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara. Tanpa pengawalan khusus, rombongan tiba dengan sederhana dan langsung disambut keluarga besar almarhum.

Suasana haru tak terelakkan saat Agus Subiyanto menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Ia menegaskan bahwa almarhum merupakan prajurit terbaik yang gugur dalam tugas mulia.

“Kami hadir untuk menyampaikan belasungkawa. Almarhum dan rekan-rekannya adalah prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam misi perdamaian,” ujarnya.

Tak hanya menyampaikan duka, Panglima TNI juga memastikan negara hadir memberikan jaminan penuh bagi keluarga yang ditinggalkan. Pemerintah akan memenuhi seluruh hak almarhum sesuai ketentuan yang berlaku.

Di antaranya, Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), santunan dari ASABRI sebesar Rp350 juta, serta beasiswa pendidikan bagi anak almarhum senilai Rp30 juta per tahun hingga menyelesaikan pendidikan. Selain itu, keluarga juga akan menerima gaji penuh selama 12 bulan serta manfaat tabungan hari tua.

Sementara itu, ayah almarhum, Iskandar Rudi, menyampaikan duka yang mendalam namun disertai rasa bangga atas pengabdian putranya kepada bangsa dan negara.

“Kami mohon doa agar anak kami mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kami juga berterima kasih atas kehadiran Panglima TNI di rumah duka,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini jenazah almarhum masih dalam proses pemulangan ke Indonesia. Setibanya di Tanah Air, jenazah rencananya akan disemayamkan terlebih dahulu di Jakarta sebelum dibawa ke Cimahi untuk dimakamkan di taman makam pahlawan.

Di mata keluarga, Kapten Zulmi dikenal sebagai sosok prajurit berdedikasi tinggi dengan rekam jejak cemerlang sejak menempuh pendidikan di Akademi Militer.

“Dia anak yang membanggakan. Kami melihat masa depannya sangat cerah, namun kami ikhlas menerima ini sebagai takdir terbaik,” tutup Iskandar.

 (Mng Cu Bacuner's)

Panglima TNI Melayat ke Cimahi, Negara Jamin Hak Keluarga Prajurit Gugur
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin