BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Ngatiyana Pimpin Upacara Hari Otda, Tekankan Sinergi dan Inovasi

Ngatiyana Pimpin Upacara Hari Otda, Tekankan Sinergi dan Inovasi
Ukuran huruf
Print 0


Tribunpandawa.id,  Cimahi -  Ngatiyana memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) purna bakti di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Senin (27/4/2026), dengan dihadiri jajaran pejabat daerah dan instansi vertikal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Cimahi, Sekretaris Daerah Kota Cimahi, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta pimpinan sejumlah lembaga dan instansi, di antaranya Bank BJB Cabang Cimahi, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Badan Pusat Statistik Kota Cimahi, Badan Pertanahan Nasional Kota Cimahi, serta Badan Narkotika Nasional Kota Cimahi.

Dalam sambutannya, Ngatiyana mengajak seluruh peserta upacara untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat mengikuti peringatan Hari Otonomi Daerah dalam keadaan sehat.

Ia menyampaikan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, yang menegaskan pentingnya keselarasan antara penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan visi pembangunan nasional jangka panjang. 

Menurutnya, otonomi daerah bukan sekadar kewenangan, tetapi juga tanggung jawab untuk menghadirkan negara lebih dekat kepada masyarakat.

“Implementasi Asta Cita menjadi kunci. Pemerintah daerah harus mampu mengintegrasikan program kerja dengan delapan misi besar pembangunan nasional agar tercipta kemajuan yang merata dan berkeadilan,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap kebijakan di Kota Cimahi harus selaras dengan target nasional, namun tetap berpijak pada kebutuhan dan karakteristik lokal. Momentum 30 tahun otonomi daerah, lanjutnya, juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan desentralisasi yang telah membawa berbagai kemajuan sekaligus tantangan.

Ngatiyana juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, keberhasilan program strategis nasional sangat bergantung pada dukungan daerah, begitu pula sebaliknya.

“Kota Cimahi berkomitmen menjadi bagian aktif dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan kemandirian fiskal daerah melalui inovasi dalam menggali potensi pendapatan asli daerah tanpa memberatkan masyarakat. Digitalisasi layanan, efisiensi, dan kreativitas disebut sebagai instrumen utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap transfer pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang berprestasi dalam penyusunan LPPD, pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta pelaksanaan program strategis nasional. Penghargaan turut diberikan kepada para pemenang kegiatan “Unjuk Kapinter ASN Kota Cimahi – Mantap Makin Hepi” sebagai bentuk penguatan kapasitas aparatur.

Tak lupa, ia menyampaikan pesan kepada para ASN yang memasuki masa purna bakti agar tetap melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat. Menurutnya, pengalaman dan nilai-nilai yang dimiliki para pensiunan ASN merupakan modal sosial yang sangat berharga.

Menutup sambutannya, Ngatiyana mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 sebagai momentum memperkuat komitmen dalam membangun pemerintahan yang mandiri, profesional, dan berorientasi pada hasil demi kesejahteraan masyarakat.

  ( Mang Cu )

Ngatiyana Pimpin Upacara Hari Otda, Tekankan Sinergi dan Inovasi
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin