Ia mengajak seluruh jurnalis untuk tetap menjaga profesionalitas dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan pesan yang disampaikan Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, saat acara pelantikan Jabatan Eselon III di Aula Gedung A. Dalam sambutannya, Ngatiyana menegaskan pentingnya peran media dalam menyajikan informasi yang akurat agar tidak menimbulkan fitnah di tengah publik.
“Jangan sampai jurnalis dipecah belah oleh kepentingan oknum yang membawa-bawa nama LSM,” tegas Nurdin.
Ia menilai, kondisi kondusif di Kota Cimahi harus dijaga bersama, termasuk oleh insan pers yang memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi justru berpotensi memecah persatuan.
Selain menyoroti peran media, Nurdin yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat dan Ketua RW 14 Padasuka, mengungkapkan kebanggaannya terhadap perkembangan Kota Cimahi. Namun, ia mengingatkan agar pembangunan yang berjalan juga memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat lokal.
“Kenapa yang membangun di Cimahi justru banyak dari luar, sementara warga sendiri kadang belum mendapat kesempatan. Ini harus jadi perhatian bersama,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan pengusaha lokal sebagai mitra strategis pemerintah, sehingga dampak pembangunan dapat dirasakan langsung oleh warga, khususnya dalam peningkatan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Di sisi lain, Nurdin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh isu yang berpotensi memecah belah. Ia menegaskan bahwa setiap perbedaan pandangan seharusnya diselesaikan melalui dialog yang sehat.
“Mari kita jaga Cimahi tetap kondusif. Kalau ada perbedaan, selesaikan dengan komunikasi, bukan dengan konflik,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak wartawan, komunitas, LSM, ormas, hingga masyarakat umum untuk bersama-sama mendukung pemerintah dan pelaku usaha demi menjaga stabilitas daerah.
“Mari bantu pemerintah dan pengusaha supaya Cimahi tetap tenang. Kota ini sudah kondusif, jangan dibuat keruh oleh kepentingan tertentu,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Nurdin berharap Pemerintah Kota Cimahi terus bersikap adil dan memberi perhatian lebih kepada warga lokal dalam setiap peluang pembangunan dan investasi.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, media, dan pelaku usaha menjadi kunci utama untuk mewujudkan Cimahi sebagai kota yang maju, aman, dan memberi manfaat bagi seluruh warganya.
(Mang Cu )
