Kepala Seksi Intelijen Kejari Cimahi, Fajrian Yustiardi, menyatakan bahwa tim penyidik membuka peluang untuk mengembangkan penggeledahan ke sejumlah lokasi lain, termasuk pihak ketiga yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.
Dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (21/4/2026), Fajrian mengungkapkan bahwa penyidik telah mengamankan sejumlah dokumen penting yang akan dijadikan alat bukti.
Namun demikian, pihaknya belum dapat memaparkan secara rinci temuan awal dari hasil penggeledahan.
“Seluruh dokumen masih dalam tahap penyisihan dan pendalaman oleh tim penyidik,” ujarnya.
Sejauh ini, kasus tersebut belum mengerucut pada pihak tertentu. Penyidik diketahui telah memeriksa sejumlah saksi, baik dari internal dinas maupun pihak ketiga. Meski begitu, proses pendalaman dinilai masih diperlukan untuk memperjelas konstruksi perkara.
Karena itu, tim penyidik terus mengumpulkan alat bukti tambahan, baik berupa dokumen maupun keterangan saksi lainnya. Fajrian juga memastikan bahwa jumlah saksi yang diperiksa akan terus bertambah seiring perkembangan penyidikan.
“Kami juga pasti akan mengembangkan titik-titik penggeledahannya,” tegasnya.
Terkait kemungkinan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN), pihak Kejari Cimahi masih menunggu hasil perkembangan lebih lanjut dari proses penyelidikan yang sedang berjalan.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Cimahi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat. Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, menegaskan komitmen tersebut usai menghadiri kegiatan di Ballroom MPP Cimahi,Rabu 22/4/2026.
“Ini menjadi komitmen kami bersama. Tidak boleh ada kejadian seperti itu lagi, khususnya di Disnaker yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan keterampilan SDM masyarakat,” tegasnya.
Adhitia menambahkan, peristiwa ini harus menjadi pembelajaran penting bagi seluruh jajaran pemerintahan untuk memperkuat sistem pengawasan dan transparansi.
Meski proses hukum masih berjalan dan belum menghasilkan kesimpulan akhir, Pemerintah Kota Cimahi memastikan akan terus mendukung upaya penegakan hukum sekaligus melakukan pembenahan internal guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
(Mang Cu)
