Penyaluran bantuan berupa beras dan minyak goreng ini berlangsung dari hari Sabtu (18/4/2026) batas akhir Rabu 22/4/2026, dan menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Program ini merupakan tindak lanjut kebijakan dari Badan Pangan Nasional yang menugaskan Perum Bulog untuk mendistribusikan cadangan pangan ke berbagai daerah, termasuk Kota Cimahi.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan di Kota Cimahi mencapai 827.740 kilogram beras dan 165.548 liter minyak goreng untuk 41.387 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, yang disalurkan sekaligus untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
Di Kelurahan Cibabat sendiri, bantuan menyasar 22 RW dengan total 3.719 kepala keluarga. Proses penyaluran melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus koperasi hingga organisasi kepemudaan.
Ketua panitia sekaligus Ketua KMP Kelurahan Cibabat, Gani Abdullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini berjalan dengan dukungan penuh dari berbagai pihak di tingkat kelurahan.
“Kegiatan ini dibantu oleh pengurus koperasi dan lembaga yang ada di kelurahan, salah satunya Karang Taruna. Program ini akan berlanjut setiap tiga bulan sekali,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, proses pembagian dilakukan selama beberapa hari dengan batas akhir hingga Rabu. Warga diwajibkan membawa dokumen identitas berupa fotokopi dan asli KTP serta KK saat pengambilan bantuan.
Salah seorang warga RT 3 RW 21 mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Meski demikian, ia berharap ke depan sistem penyaluran dapat lebih tertata agar tidak menimbulkan antrean padat.
“Alhamdulillah sangat membantu, tapi tadi cukup berdesakan. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih tertata,” ungkapnya.
Program bantuan pangan ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat. Namun, evaluasi tetap diperlukan agar ke depan penyaluran semakin efektif, tepat sasaran, serta memberikan kenyamanan bagi warga penerima manfaat.
(Mang Cu)
