BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Aktivis Cimahi Bersuara, Wak Johny Bela Pimpinan

Aktivis Cimahi Bersuara, Wak Johny Bela Pimpinan
Ukuran huruf
Print 0


Tribunpandawa.id,  Cimahi  -  Aktivis pendiri sekaligus Ketua LSM LKJC, Mang Johny Iskandar atau yang akrab disapa Wak Johny, angkat suara terkait sejumlah pemberitaan yang dinilainya tidak berdasar di Kota Cimahi.

Ditemui awak media di kawasan Taman Pemkot Cimahi, Wak Johny menyampaikan keprihatinannya terhadap narasi yang berkembang, khususnya yang menyinggung dugaan monopoli proyek hingga menyeret nama pimpinan daerah.

“Maaf, saya bicara di sini bukan karena saya tim sukses, tapi sebagai masyarakat Cimahi yang ikut merasakan dan membangun kota ini,” tegasnya.

Ia mengaku tidak terima jika ada pihak yang dinilai berupaya menjelekkan nama baik pimpinan daerah, baik Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Cimahi.

“Saya tidak terima kalau ada yang berani menjelek-jelekan wali kota maupun wakil wali kota yang kita cintai ini,” ujarnya.

Menanggapi isu dugaan monopoli proyek yang sempat mencuat, termasuk yang dikaitkan dengan Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, Wak Johny menilai pemberitaan tersebut perlu dilihat secara utuh dan tidak sepihak.

Ia menekankan bahwa dalam praktik pemerintahan, kebijakan yang diambil seringkali bertujuan menjaga kondusivitas serta menyelesaikan persoalan yang ada di lapangan.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak, termasuk asosiasi, bisa menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menata dan menstabilkan kondisi, bukan semata-mata bentuk keberpihakan.

“Kalau ada kebijakan yang diambil, itu bisa jadi untuk menyelesaikan masalah lama dan menjaga situasi tetap kondusif. Yang penting semua berjalan dan tidak menimbulkan gejolak di kalangan pengusaha,” ungkapnya.

Wak Johny juga menilai bahwa hingga saat ini tidak terlihat adanya gejolak signifikan dari para pelaku usaha terkait isu tersebut. 

Ia menganggap kondisi yang ada justru menunjukkan situasi yang relatif terkendali.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak semua pihak untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi serta mengedepankan klarifikasi sebelum menarik kesimpulan.

“Yang penting kita jaga kondusivitas kota ini. Jangan sampai informasi yang belum jelas justru memecah belah,” pungkasnya.

    ( Mang Cu )

Aktivis Cimahi Bersuara, Wak Johny Bela Pimpinan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin