BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Mudik Berujung Petaka, Pegawai P3K Cimahi Jadi Korban Pembacokan di Garut

Mudik Berujung Petaka, Pegawai P3K Cimahi Jadi Korban Pembacokan di Garut
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id, Cimahi  – Momen mudik yang seharusnya penuh kebahagiaan justru berubah menjadi tragedi bagi keluarga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Dinas DPKP Pemkot Cimahi, Muhammad Cahyana, yang akrab disapa Venol, saat  di temui Awak media di RS Hasan  Sadikin  Bandung  menceritakan.

Warga Kampung Sinar Rasa, Kelurahan Citerep, Kota Cimahi ini bersama sang istri, Ani Rohaeni, berniat pulang kampung ke Garut untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar. 

Namun, nasib berkata lain. Setibanya di wilayah Limbangan, Kabupaten Garut, keduanya justru harus menghadapi kejadian mencekam.

Peristiwa nahas itu terjadi di Kampung Cicurug, Desa Selaawi, Kecamatan Limbangan, sekitar pukul 16.00 WIB,Sabtu 21/3/2026. 

Saat berada di rumah mertua, situasi tiba-tiba berubah tegang ketika enam orang tak dikenal datang dan diduga melakukan penyerangan.

Tanpa peringatan, para pelaku langsung merusak rumah dan menyerang korban menggunakan senjata tajam. Serangan brutal tersebut mengakibatkan Venol mengalami luka bacokan serius disertai pendarahan hebat.


Korban kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, untuk mendapatkan penanganan medis intensif. 

Hingga saat ini, Venol masih menjalani perawatan dan harus menjalani operasi akibat luka parah yang menyebabkan jari tangannya putus.

Sementara itu, sang istri, Ani Rohaeni, telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat, yakni Polsek Limbangan, Garut.

Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku. Pasalnya, tindakan tersebut tidak hanya berupa penganiayaan berat, tetapi juga perusakan rumah serta penggunaan senjata tajam yang meresahkan.

Keluarga korban pun menuntut keadilan atas peristiwa ini, agar para pelaku dihukum sesuai ketentuan yang berlaku. 

Mereka juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama di momen mudik yang seharusnya menjadi waktu aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

(Mang Cu Bacuner’s)

Mudik Berujung Petaka, Pegawai P3K Cimahi Jadi Korban Pembacokan di Garut
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin