Tribunpandawa.id, Cimahi – Cuaca ekstrem kembali melanda Cimahi pada Senin (30/3/2026). Hujan deras yang mengguyur sejak siang hari menyebabkan genangan air di sejumlah titik, mulai dari kawasan Pasar Atas, RW 08 Kelurahan Cigugur Cimahi Tengah, hingga RW 08 Kelurahan Cibabat, Cimahi Utara.Berdasarkan data dari BMKG, kondisi cuaca di wilayah Cimahi diperkirakan masih didominasi hujan lebat dengan peluang mencapai 100 persen. Suhu udara tercatat berada di kisaran 76°F.
Mengantisipasi dampak lanjutan, BPBD Kota Cimahi telah bersiaga dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir.
![]() |
Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena kendaraan harus melintas secara perlahan.
Sejumlah kendaraan, termasuk angkutan kota, tampak berhati-hati guna menghindari risiko mogok di tengah genangan. Sementara itu, cipratan air dari kendaraan yang melintas turut menambah ketidaknyamanan bagi para pejalan kaki.
Salah seorang warga setempat menyebutkan bahwa genangan air di kawasan tersebut kerap terjadi saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama. Ia menilai sistem drainase yang belum optimal menjadi penyebab utama.
Meski belum menimbulkan kerusakan signifikan, kondisi ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan pembenahan sistem drainase perkotaan.
Langkah tersebut dinilai penting guna meminimalisir dampak yang lebih besar, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
(Mang Cu Bacuner’s)

