BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Ramadhan Expo ke-3 Cimahi, Adhitia, 17 Subsektor Ekraf Harus Menggeliat

Ramadhan Expo ke-3 Cimahi, Adhitia, 17 Subsektor Ekraf Harus Menggeliat
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id, Cimahi  -  Alun-Alun Kota Cimahi memang semarak hari ini! Pembukaan Ramadhan Expo ke-3 Tahun 2026 menarik ratusan warga. Ada bazar kuliner, promosi produk lokal, dan hiburan islami. Pemerintah Kota Cimahi berharap acara ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, hadir langsung dan menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya mampu mendorong geliat 17 subsektor ekonomi kreatif di Kota Cimahi.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widiatmoko, didampingi anggota DPRD H. Bambang dan Fredi Siagian, para asisten daerah, kepala OPD, Camat Cimahi Tengah, serta sejumlah undangan lainnya.

Nostalgia dan Kebanggaan Warga Asli Cimahi.

Ketua Panitia, Kang Beny, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus nostalgia mendalam. Ia mengaku bangga bisa berdiri di lokasi yang sama dengan kenangan masa kecilnya puluhan tahun silam.

“Dulu di sini tempat bermain sepak bola, sore harinya mengaji. Sekarang berubah menjadi pusat kegiatan ekonomi dan kreativitas. Saya bangga melihat Cimahi berkembang signifikan, terutama di sektor infrastruktur dan ekonomi,” ungkapnya.

Ramadhan Expo tahun ini diikuti 79 tenant, terdiri dari 40 partisi tenda besar dan 39 stan reguler. Ragam produk yang ditampilkan meliputi kuliner, fesyen, hingga otomotif.

Menariknya, sekitar 50 persen peserta merupakan pelaku usaha asal Kota Cimahi. Sisanya berasal dari Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Kota Bandung, hingga luar daerah seperti Cianjur, Sukabumi, dan Bekasi.

Panitia juga menegaskan komitmennya mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi resmi sesuai Perda yang berlaku. Mereka berharap Ramadhan Expo dapat terus menjadi agenda tahunan dan dikelola secara kolaboratif dengan pemerintah daerah.

Alun-Alun Harus Hidup dan Atraktif.

Dalam sambutannya, Adhitia Yudistira menegaskan bahwa kawasan alun-alun merupakan jantung Kota Cimahi yang harus terus hidup dan atraktif.

“Ciri kota berkarakter adalah kota yang atraktif. Kalau kotanya atraktif, indeks kebahagiaannya juga bagus. Kota yang happy adalah kota yang alun-alunnya hidup seperti hari ini,” ujarnya.

Ia menyampaikan salam hangat dari Wali Kota Cimahi dan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menata fasilitas umum di kawasan alun-alun agar menjadi ruang publik yang nyaman sekaligus produktif secara ekonomi.

Menurutnya, Ramadhan Expo bukan sekadar ajang jual beli, tetapi juga ruang silaturahmi warga. Kehadiran tenant kuliner, fesyen, otomotif, hingga musisi lokal menunjukkan bahwa Cimahi memiliki potensi besar dalam 17 subsektor ekonomi kreatif.

“Kalau 17 subsektor ekonomi kreatif ini menggeliat, insyaallah ekonomi kota juga akan bergerak ke arah yang lebih baik,” tegasnya saat diwawancarai awak media.

Adhitia berharap ke depan skala kegiatan terus meningkat dan semakin banyak subsektor ekonomi kreatif yang terlibat. Pemerintah Kota Cimahi, lanjutnya, akan terus menyempurnakan fasilitas alun-alun agar menjadi pusat hiburan, interaksi, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ramadhan Expo ke-3 ini pun menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi antara komunitas, pelaku UMKM, dan pemerintah mampu menghadirkan denyut kehidupan baru di pusat Kota Cimahi membuat alun-alun tak sekadar ruang terbuka, tetapi ruang harapan bagi ekonomi kreatif daerah.

 (Mang Cu Bacuner's)

Ramadhan Expo ke-3 Cimahi, Adhitia, 17 Subsektor Ekraf Harus Menggeliat
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin