BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Cimahi 50 Tahun,Dari Kotif ke Kota Emas Penuh Inovasi

Cimahi 50 Tahun,Dari Kotif ke Kota Emas Penuh Inovasi
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id, Cimahi - Hari ini, Kota Cimahi resmi menapakkan kaki di usia emasnya yang ke-50. Setengah abad bukan sekadar deret angka, melainkan penanda perjalanan panjang sebuah kota yang tumbuh, berproses, dan bertransformasi dari Kota Administratif (Kotif) menjadi Kota Otonom yang mandiri, kompetitif, dan terus berinovasi.

Peringatan ini menjadi cermin besar bertajuk “50 Tahun Perjalanan Cimahi”, sebuah narasi kolektif tentang perjuangan, keteguhan, dan kekuatan gotong royong yang menghidupi denyut kota dari masa ke masa.

Menghormati Akar, Menjemput Masa Depan.

Sejarah Cimahi tak lepas dari kerja sunyi para pendahulu. Nama Bapak Soedarma, T. M., Wali Kota Administratif pertama, tercatat sebagai salah satu fondasi penting yang mengawal Cimahi di fase awal pertumbuhannya.

Dari fondasi itulah, Cimahi terus bertumbuh, ditempa tantangan, dan menjelma menjadi kota yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Kini, tongkat estafet pembangunan diteruskan melalui sinergi erat antara pemerintah dan masyarakat. Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, S.H, menegaskan bahwa capaian hari ini adalah hasil dari partisipasi kolektif warga.

“Masa depan Cimahi tidak dibangun oleh satu orang, melainkan melalui kolaborasi, inovasi tiada henti, dan keberpihakan yang nyata pada kepentingan masyarakat. 

Kita sedang menulis babak baru untuk Cimahi yang lebih gemilang,” ujarnya.

Jejak Transformasi 50 Tahun Cimahi.

Selama lima dekade, Cimahi mencatat sejumlah lompatan strategis yang menjadi penanda kematangan kota, di antaranya:

Kemandirian Ekonomi.

Bertransformasi dari kota dengan identitas militer dan industri tekstil menuju kota kreatif yang adaptif terhadap teknologi dan ekonomi digital.

Pembangunan Inklusif.

Fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pembangunan infrastruktur yang ramah, adil, dan berpihak pada warga.

Semangat Kolaborasi

Menguatkan jejaring antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan sektor swasta sebagai motor penggerak kemajuan kota.

Menatap Hari Esok.

Peringatan 50 tahun ini menjadi momentum penting untuk memperbarui komitmen bersama. 

Cimahi dituntut bukan hanya untuk tumbuh, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan global, tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai lokal yang telah terbangun selama setengah abad.

Dengan semangat inovasi dan kebersamaan, Cimahi siap melangkah ke babak baru lebih dewasa, lebih inklusif, dan lebih berdaya saing.***


Cimahi 50 Tahun,Dari Kotif ke Kota Emas Penuh Inovasi
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin