Tribunpandawa.id, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi kembali menegaskan urgensi pembangunan Underpass Gatot Subroto sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan kronis di pusat kota. Proyek strategis tersebut diharapkan sudah dapat mulai dikerjakan pada awal 2026 agar dampaknya segera dirasakan oleh masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, mengungkapkan hingga pertengahan Januari 2026 belum ada kepastian terbaru dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait jadwal pelaksanaan pembangunan underpass tersebut.
“Sejauh ini belum ada informasi terbaru dari Pemprov Jabar. Harapan kami, pembangunan sudah bisa dimulai awal tahun depan, paling lambat Maret 2026,” ujar Wilman, Kamis (15/1/2026).
Berdasarkan dokumen perencanaan yang diterima Pemkot Cimahi, underpass Gatot Subroto akan dibangun dengan panjang sekitar 480 hingga 500 meter. Infrastruktur ini dirancang membentang dari Jalan Gatot Subroto menuju kawasan Taman Kartini, dengan lebar sekitar sembilan meter serta dilengkapi trotoar di sisi kanan dan kiri untuk menjamin keselamatan pejalan kaki.
Wilman menjelaskan, pembangunan underpass sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal itu lantaran ruas Jalan Gatot Subroto hingga Jalan Baros merupakan jalan berstatus provinsi, sehingga seluruh aspek pembiayaan dan pelaksanaan berada di tangan Pemprov Jabar.
“Anggarannya dari provinsi dengan estimasi sekitar Rp100 miliar. Pelaksana teknisnya juga dari Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat,” katanya.
Menurut Wilman, keberadaan underpass menjadi kebutuhan mendesak mengingat selama ini kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut kerap dipicu oleh perlintasan sebidang kereta api. Setiap kali kereta melintas, arus kendaraan harus berhenti total dan memicu antrean panjang.
“Dengan underpass, arus kendaraan tidak lagi terhenti saat kereta melintas sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan aman,” ucapnya.
Pemkot Cimahi berharap, proyek ini tidak kembali tertunda mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kelancaran transportasi, keselamatan pengguna jalan, serta aktivitas ekonomi warga.
Pembangunan underpass Gatot Subroto dinilai bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas mobilitas perkotaan di Kota Cimahi.***