BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Musrenbang Padasuka: Pendidikan, Insentif Aparatur, dan Bantuan Sosial Jadi Sorotan

Musrenbang Padasuka: Pendidikan, Insentif Aparatur, dan Bantuan Sosial Jadi Sorotan
Ukuran huruf
Print 0


Tribunpandawa.id, Cimahi - Kelurahan Padasuka menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai ruang strategis menyerap aspirasi warga terkait kebutuhan dan prioritas pembangunan wilayah, Rabu (21/01/2026). 

Forum ini menjadi cermin berbagai persoalan mendasar yang masih dirasakan masyarakat, mulai dari pendidikan hingga kesejahteraan sosial.

Lurah Padasuka, Ratih Dwi Setia Putri, S.STP., M.IP, mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang harus segera dicarikan solusi. 

Salah satunya adalah keterbatasan fasilitas pendidikan. Warga secara khusus mengusulkan pembangunan SMK Negeri (SMKN) di wilayah Padasuka, mengingat masih banyak siswa yang harus menempuh pendidikan ke luar kelurahan.

“Belum terfasilitasi pendidikan secara keseluruhan di Kelurahan Padasuka,” ujar Ratih.

Selain sektor pendidikan, perhatian juga tertuju pada bidang pemerintahan. Ratih menyampaikan aspirasi warga terkait terbatasnya dana operasional bagi perangkat kewilayahan dan lembaga kemasyarakatan.

Warga mengusulkan adanya peningkatan insentif bagi RW, RT, kader, Linmas, guru PAUD, hingga guru ngaji.

“Masih terbatasnya dana operasional RW, RT, Linmas, guru ngaji, dan lembaga kemasyarakatan lainnya,” jelasnya.

Di bidang sosial budaya, persoalan pemerataan bantuan sosial turut mengemuka. Menurut Ratih, masih ada warga kurang mampu yang belum tersentuh program bantuan pemerintah. Karena itu, masyarakat mengusulkan penambahan kuota BPNT, PKH, BPJS KIS, dan KIP.

“Masih ada masyarakat kurang mampu yang belum mendapatkan BPNT, PKH, BPJS KIS, dan KIP,” ungkapnya.

Sementara pada sektor ekonomi, warga menyoroti keterbatasan lapangan kerja. Usulan penyediaan dan perluasan kesempatan kerja dinilai penting karena masih terdapat masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap.

“Masih ada warga yang belum memiliki pekerjaan tetap,” kata Ratih.

Melalui Musrenbang ini, Ratih berharap seluruh aspirasi yang dihimpun dapat menjadi bahan usulan pada tahapan perencanaan pembangunan di tingkat yang lebih tinggi.

“Musrenbang diharapkan menjadi wadah efektif bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan dan aspirasinya, sehingga dapat diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan selanjutnya,” tandasnya.

 (Mang Cu Bacuner's)

Musrenbang Padasuka: Pendidikan, Insentif Aparatur, dan Bantuan Sosial Jadi Sorotan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin