Tribunpandawa.id, Cimahi - Atep, legenda Persib Bandung, hadir sebagai tamu kehormatan di AFC Champions League Two! 🏆 Bukan cuma nostalgia, tapi simbol loyalitas dan dedikasi panjangnya untuk Persib. Nama Atep kembali bergema di forum resmi AFC. Di layar besar, ratusan perwakilan klub Asia menyaksikan cuplikan gol-gol berkelas yang pernah ia persembahkan.
Dari lapangan hijau hingga panggung tertinggi sepak bola Asia, Atep kembali disebut—bukan karena statistik, melainkan karena warisan besar yang ia tinggalkan bersama Maung Bandung.
Momen itu kian emosional saat Atep berdiri memegang empat bola undian. Ekspresi wajahnya tak mampu menyembunyikan kegelisahan. Ia paham betul, satu pilihan bisa menentukan nasib Persib di kompetisi elite Asia.
Ketika bola pertama dibuka dan nama Gamba Osaka muncul, raut wajahnya tampak sedikit lega. Bola kedua pun diambil, suasana semakin menegang.
Seolah semesta ikut memahami isi hatinya. Seolah Tuhan pun tahu betapa ia tak ingin klub yang sangat dicintainya langsung berhadapan dengan raksasa Asia.
Saat bola dibuka, bibirnya bergetar dan dadanya membusung. Tanpa sepatah kata pun, tersirat pesan kuat: Tugasku selesai. Bertarunglah. Aku yakin kalian bisa.
Sorotan kamera kemudian beralih ke sosok muda di sudut ruangan. Ia menghembuskan napas panjang, penuh kelegaan. Dialah Adhitya Herawan, representasi generasi baru yang membawa Persib terus bertumbuh dan berkembang, menatap Asia dengan keyakinan.
Angka 61.461 penonton Persib di ACL Two menjadi jawaban yang tak perlu dijelaskan panjang lebar. Persib adalah magnet Asia. Dan Atep adalah bagian tak terpisahkan dari kisah besar itu.
Penghormatan ini bukan kebetulan. Ini adalah pengakuan. Bahwa legenda sejati tak pernah benar-benar pergi. Mereka hanya naik level membawa nama klubnya lebih tinggi, bahkan hingga panggung Asia.***