BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

'Sembilan' Kursi Roda Diberikan, Harapan Baru Tumbuh

'Sembilan' Kursi Roda Diberikan, Harapan Baru Tumbuh
Ukuran huruf
Print 0

Tribunpandawa.id, Cimahi – Yayasan Kursi Roda Indonesia bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cimahi telah menyalurkan sembilan unit kursi roda bagi penyandang disabilitas di Kota Cimahi. Penyerahan ini berlangsung di Pendopo DPRD Kota Cimahi pada Rabu (19/11/2025) dan disaksikan langsung oleh para penerima manfaat dan jajaran pemerintah daerah.

Yayasan Kursi Roda Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada penyediaan kursi roda dan dukungan mobilitas bagi penyandang disabilitas, terutama anak-anak, agar dapat hidup lebih mandiri dan bermartabat.

Baca juga: kompetisi-kreatif-pelajar-angkat-isu.html

“Yang kita salurkan harus sesuai kebutuhan penggunanya,” ujar perwakilan Yayasan Kursi Roda Indonesia. Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini bermula dari komunikasi Dinsos Kota Cimahi yang mengajukan kebutuhan kursi roda bagi warganya. 

Kolaborasi intens tersebut kemudian menghasilkan kesepakatan hingga bantuan dapat segera direalisasikan.

Kepala Dinsos Kota Cimahi menyampaikan syukur dan apresiasi kepada Yayasan Kursi Roda Indonesia 

yang kerap disebut Wafcai karena komitmennya membantu penyandang disabilitas di Cimahi. Ia menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan hasil kerja panjang dan koordinasi berkelanjutan.

“Oleh karena itu kami sangat berterima kasih kepada donatur, yakni Wafcai. Mereka datang jauh dari Jakarta hanya untuk menunjukkan kepedulian kepada warga Cimahi,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan yang disalurkan kali ini berasal dari dana CSR Denso, dan Pemerintah Kota Cimahi memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut.

Menurut Kadinsos, urusan sosial tidak mengenal batas administratif maupun sekat sosial. 

“Urusan sosial itu bukan hanya urusan domestik. Ia bisa menjadi urusan lintas batas, lintas generasi, lintas agama,” tuturnya. Ia turut berharap agar Wafcai terus berbagi dengan para penyandang disabilitas yang ia sebut sebagai “teman istimewa”.

Penyaluran ini dilakukan berbasis data agar tepat sasaran. Kadinsos juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas pendata. “Kami hanya menindaklanjuti. Pekerjaan harus mengikuti sistem agar program sosial dapat berjalan berkelanjutan,” pungkasnya.

 (Mang Cu Bacuner's)

'Sembilan' Kursi Roda Diberikan, Harapan Baru Tumbuh
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin