BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Satu Peluru Tepat Sasaran Tingkatkan Efektivitas Tempur

Satu Peluru Tepat Sasaran Tingkatkan Efektivitas Tempur
Ukuran huruf
Print 0

Tribunpandawa.id, Cimahi - Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Pussen Armed) menggelar seminar bertajuk “TRANSFORMASI DOKTRIN ARTILERI MEDAN TNI AD DALAM ERA PEPERANGAN MODERN: “MENUJU INTEGRASI MERIAM, ROKET, RUDAL JARAK JAUH, DAN INTEROPERABILITAS MULTI-MATRA”.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat pemahaman mengenai pentingnya integrasi kekuatan udara dan darat dalam menghadapi karakter peperangan modern yang semakin kompleks.

Baca juga: sulthan-mujahid-abdul-jabbar-menangi.html

Danpussenarmed Mayjen TNI Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.M., CHRMP., menegaskan bahwa perkembangan teknologi pertahanan telah menjadi keniscayaan. Oleh karena itu, kesiapan sumber daya manusia serta penguasaan alutsista modern harus dipersiapkan sejak dini.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya, antara lain:, Mayjen TNI Immer H. Partogi Butar Butar, S.I.P., M.M., Mayjen TNI Aang Gunawan, S.Sos., Brigjen TNI Harjatmoko

•Kolonel Arm Lukas Meinardo Sormin, S.I.P., M.I.Pol., Kolonel Laut (P) Heru Syamsul Hidayat, S.Si., M.M.

•Kolonel Pnb Dr. Anton Palaguna, S.E., M.M., M.Han., M.M.O.A.S.

Semenatara itu, sekitar 119  peserta mengikuti secara online, Para narasumber memaparkan bahwa integrasi sistem persenjataan menjadi kebutuhan mendesak dalam operasi gabungan TNI. Meskipun teknologi semakin canggih, efektivitas tempur hanya dapat dicapai melalui koordinasi yang terpadu antara kekuatan darat, laut, dan udara. 

Integrasi tersebut dinilai penting agar setiap unsur dapat saling melengkapi dalam menghadapi berbagai ancaman.

Selain itu, kemandirian industri pertahanan turut menjadi sorotan utama. Melibatkan industri dalam negeri dinilai penting agar Indonesia tidak bergantung pada negara lain dalam pemenuhan kebutuhan alutsista, baik kapal perang, pesawat, maupun sistem senjata lainnya.

Bagi korps Armed, pengembangan alutsista dengan jangkauan tembak yang lebih jauh dan akurasi tinggi menjadi prioritas. 

Menurut Mayjen TNI Budi Eko Mulyono,  satu peluru yang tepat sasaran jauh lebih bernilai daripada ribuan peluru yang tidak efektif. Karena itu, penguatan sistem tembak terpadu, baik udara maupun darat, menjadi kunci dalam meningkatkan daya gentar dan efektivitas operasi.

Semua masukan dari para narasumber dinilai sangat berharga bagi organisasi Armed dan TNI secara keseluruhan. Pussen Armed berharap seminar serupa dapat terus digelar agar integrasi sistem pertahanan nasional semakin matang dan mampu menjawab tantangan pertahanan negara di masa depan.(Mang Cu Bacuner's)

Satu Peluru Tepat Sasaran Tingkatkan Efektivitas Tempur
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin