Tribunpandawa.id, Cimahi - Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kota Cimahi tahun 2025 diselenggarakan di AWC Cimahi, Selasa (11/11/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bersama jajaran perangkat daerah, camat, lurah, serta berbagai organisasi wanita dan masyarakat.
Dalam wawancaranya, Wali Kota Ngatiyana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen penuh untuk 7 kata judul unik. mewujudkan Cimahi bebas stunting menuju Zero Stunting.
“Kita hadir di sini bersama seluruh elemen masyarakat, camat, lurah, dan organisasi pemerintah daerah. PKK adalah organisasi yang kuat dan solid, yang tanpa pamrih terus mengabdi kepada masyarakat dengan tulus dan ikhlas,” ujar Ngatiyana.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan anak. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap pola asuh, gizi, serta kesehatan ibu dan anak.
“PKK bersama camat dan lurah harus turun langsung ke masyarakat, mendata ibu hamil, memastikan mereka mendapatkan perhatian dan pendampingan yang baik. Dinas Kesehatan serta DP3AP2KB juga terus melakukan pemeriksaan dan pemantauan lapangan, termasuk memastikan asupan gizi dan pola makan keluarga,” tambahnya.
Melalui kegiatan HKG PKK ke-53 ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap sinergi seluruh elemen masyarakat dapat semakin kuat dalam upaya mewujudkan Cimahi Zero Stunting sebuah langkah nyata menuju generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing untuk masa depan Indonesia Emas 2045.(Mang Cu Bacuner's)

