Tribunpandawa.id, Cimahi - Menjelang senja, suasana di pelataran Kantor Pemerintah Kota Cimahi terasa lebih hidup. Sejumlah warga terlihat bersantai, menikmati udara sore sambil berbincang ringan. Di tengah kebersahajaan itu, aroma khas dari Pikulan Baso Tahu Mang Didin menyeruak, menggoda siapa pun yang melintas,Rabu 2 Juli 2025.
Mang Didin, sosok pedagang yang sudah puluhan tahun setia mangkal di area ini, tampak sedang melayani pelanggan.
Baso tahu buatannya seakan menjadi ikon tak tertulis bagi para pengunjung yang sekadar “ngabacun”duduk santai Ngopi sambil menghabiskan waktu sore.
"Udah langganan dari zaman masih baru jadi Jurnalis. Rasa baso tahu Mang Didin tuh gak pernah berubah selalu bikin kangen," ujar mas Bons, salah satu pengunjung yang sedang menikmati seporsi hangat.
Pikulan sederhana milik Mang Didin bukan sekadar tempat makan, tapi juga menjadi bagian dari mozaik keseharian masyarakat Cimahi. Di tengah hiruk-pikuk urusan kota dan lalu-lalang pegawai, hadirnya pedagang kaki lima seperti Mang Didin memberi warna khas tersendiri.
Tak hanya pengunjung Pemkot Cimahi, pegawai pemerintahan pun kerap mampir, menjadikan momen makan sore sebagai cara melepas penat sebelum pulang ke rumah. Satu porsi baso tahu hangat, sambal pedas, dan secangkir Kopi hangat jadi pelengkap sempurna sore di Cimahi.
Ketika hari mulai beranjak gelap, lampu-lampu kota menyala satu per satu. Tapi satu yang pasti: selama ada Mang Didin, pelataran Pemkot Cimahi akan tetap menjadi tempat singgah yang penuh rasa dan cerita.(Mang cu)

