Tribunpandawa.id, CIMAHI - Pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 14 Cimahi di Kelurahan Padasuka resmi memasuki tahap awal. Prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama dilakukan pada Kamis (3/9/2026) dan dihadiri langsung Wali Kota Cimahi Ngatiyana.Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cimahi, anggota DPRD Kota Cimahi, jajaran Pemerintah Kota Cimahi, Dewan Pendidikan, unsur sekolah, serta tokoh masyarakat dan perwakilan warga Kelurahan Padasuka.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan SMPN 14 Cimahi merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan sarana pendidikan yang layak dan memadai bagi masyarakat.Nana mengungkapkan, pembangunan sekolah tersebut memiliki sejumlah tujuan utama. Selain menyediakan fasilitas pendidikan yang representatif, pembangunan SMPN 14 juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan kondusif.
“Tujuannya antara lain tersedianya sarana pendidikan yang layak dan memadai, terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat dan kondusif, serta terpenuhinya standar sarana dan prasarana pendidikan di Kota Cimahi,” ujar Nana.
Ia menjelaskan, pembangunan SMPN 14 Cimahi tahun anggaran 2026 dilaksanakan di Jalan K.H. Usman Dhomini, Kelurahan Padasuka, Kota Cimahi. Proyek tersebut direncanakan berlangsung selama 48 hari, terhitung sejak 27 Juli hingga 31 Desember 2026.
Menurut Nana, proses pembangunan sebelumnya telah melalui tahapan penghapusan rumah dinas yang berada di lokasi. Setelah tahapan tersebut diselesaikan, pekerjaan pembangunan mulai berjalan hingga akhirnya ditandai secara simbolis melalui prosesi peletakan batu pertama.
Adapun lingkup pekerjaan pembangunan SMPN 14 Cimahi tahun 2026 berupa pembangunan gedung sekolah dua lantai yang akan dilengkapi 10 ruang kelas.
Pekerjaan pembangunan dilaksanakan oleh CV Naga Mas Jaya dengan nilai kontrak sebesar
RP.4 .281.533.637.00.- yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi Tahun Anggaran 2026.
Nana juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap program pendidikan di Kota Cimahi, termasuk DPRD, Forkopimda, Dewan Pendidikan, pihak sekolah, komite, hingga masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar berbagai program pendidikan yang dirancang pemerintah dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Dukungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi kami dalam menjalankan program-program pendidikan dan penyelenggaraan pendidikan di lapangan,” katanya.
Ia berharap pembangunan SMPN 14 Cimahi dapat berjalan sesuai rencana dan nantinya mampu memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah Padasuka dan sekitarnya.
Prosesi groundbreaking kemudian dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Cimahi Ngatiyana sekaligus peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan SMPN 14 Cimahi tahun 2026.
Dengan hadirnya fasilitas pendidikan baru tersebut, Pemerintah Kota Cimahi berharap akses masyarakat terhadap sarana pendidikan yang berkualitas semakin terbuka sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Cimahi.
( Mang Cu Bacuner's )