Tribunpandawa.id,   Cimahi  - Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi para pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), Jumat (8/5/2026). 

Kegiatan rutin bulanan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah kelurahan dalam memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergitas demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan itu, seluruh unsur kewilayahan tampak hadir. Buatkan 7 kata judul unik. Tercatat sebanyak 21 RW dan 148 RT di Kelurahan Padasuka mengikuti pembinaan yang juga dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Beny.

Lurah Padasuka, Ratih Dewi melalui Kepala Seksi Pemerintahan, Ema Rahmawati, S.Pd., M.Pd., mengatakan pembinaan kali ini menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas isu sosial hingga lingkungan hidup. Salah satunya pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang memberikan pemahaman terkait bantuan sosial kepada masyarakat.

“Pada bulan Mei ini kami menghadirkan pendamping PKH karena banyak masyarakat yang ingin mengetahui lebih dalam terkait bantuan sosial. Selain itu, hadir juga pemateri mengenai pengelolaan sampah,” ujar Ema.

Menurutnya, forum pembinaan RT dan RW menjadi sarana penting dalam menyampaikan berbagai program pemerintah sekaligus membahas persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin rutin, diharapkan berbagai persoalan dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

“Pembinaan RT dan RW ini dilaksanakan rutin setiap bulan. Jadi kalau ada program pemerintah maupun permasalahan di wilayah, ini menjadi ajang silaturahmi untuk meningkatkan komunikasi dan sinergitas demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Tak hanya fokus pada koordinasi kewilayahan, Kelurahan Padasuka juga terus melakukan pembaruan data administrasi kependudukan secara berkala. Dalam kegiatan tersebut, para pengurus RT turut menyerahkan formulir kinerja yang nantinya digunakan sebagai bahan evaluasi serta pembaruan data kependudukan triwulanan.

Selain persoalan administrasi, isu pengelolaan sampah juga menjadi perhatian serius pemerintah kelurahan. Edukasi mengenai penanganan sampah diberikan agar kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat.

Ema menegaskan, keberhasilan pembangunan wilayah tidak dapat dilakukan pemerintah kelurahan secara sendiri. Dibutuhkan keterlibatan aktif RT dan RW sebagai mitra utama dalam menjembatani kebutuhan masyarakat.

“Kami di kelurahan tentu tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan peran serta RT dan RW sebagai mitra agar bisa terus bersinergi dan berkomunikasi dengan baik. Apapun yang terjadi, mari bersama-sama membangun Kelurahan Padasuka menjadi lebih baik,” pungkasnya.***