BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Wali Kota Cimahi, Dorong Lulusan SMK Cimahi Masuk Industri Animasi Nasional

Wali Kota Cimahi, Dorong Lulusan SMK Cimahi Masuk Industri Animasi Nasional
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id,  CIMAHI  -  Wali Kota Cimahi Ngatiyana mendorong agar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Cimahi memiliki jalur yang jelas untuk masuk ke industri kreatif, khususnya bidang animasi dan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan Ngatiyana dalam sambutannya pada prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan SMP Negeri 14 Cimahi di Kelurahan Padasuka, Kamis (3/9/2026).

Ngatiyana mengungkapkan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Dewan Ekonomi Nasional bersama pengelola Cimahi Techno Park (CTP), Baros Information Technology Creative (BITC), serta pihak perusahaan yang bergerak di bidang produksi film animasi.

Menurutnya, komunikasi tersebut menjadi langkah awal untuk membuka peluang bagi para lulusan SMK di Kota Cimahi agar dapat ditampung melalui program inkubator di sektor teknologi dan ekonomi kreatif.

“Alhamdulillah, kemarin saya menghadap Ketua Tim Dewan Ekonomi Nasional bersama CTP, BITC dan direktur perusahaan yang membuat film animasi. Kami membicarakan bagaimana anak-anak kita, khususnya lulusan SMK, bisa ditampung sebagai inkubator,” ujar Ngatiyana.

Ia menyebutkan, lulusan SMK di Cimahi, terutama dari SMK yang memiliki kompetensi di bidang animasi, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi tenaga profesional di industri kreatif.

Ngatiyana berharap BITC nantinya dapat menjadi salah satu tempat yang mampu menghubungkan lulusan SMK dengan dunia industri. Dengan begitu, keterampilan teknologi yang dimiliki para siswa tidak berhenti setelah mereka lulus sekolah, tetapi dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan.

“Teknologi ini diharapkan bisa memberikan nilai ekonomi bagi anak-anak kita, terutama lulusan SMK. Insyaallah responsnya sangat bagus dan langsung ditinjau apa saja kekurangannya,” katanya.

Lebih jauh, Ngatiyana memiliki target agar Cimahi tidak hanya menjadi daerah yang mencetak tenaga kerja animasi, tetapi mampu menjadi salah satu pintu gerbang pengembangan industri animasi di tingkat nasional.

“Bukan hanya animasi di Cimahi, tetapi Cimahi sebagai pintu gerbang untuk melaksanakan animasi secara nasional. Itulah tujuan kita,” tegasnya.

Ia menilai peluang ekonomi di industri kreatif cukup besar. Bahkan, Ngatiyana menyebut terdapat pekerja di sektor animasi yang mampu memperoleh penghasilan hingga miliaran rupiah dalam setahun.

“Sekarang yang bekerja di animasi di BITC, satu tahun sudah memiliki penghasilan hampir Rp2 miliar per tahun. Ini salah satu kemajuan yang harus kita dorong agar terus berkembang,” ungkapnya.

Pendidikan Tak Cukup Hanya Pintar.

Selain berbicara mengenai masa depan lulusan SMK, Ngatiyana juga menitipkan pesan kepada para guru dan kepala sekolah agar pendidikan di Kota Cimahi tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik.

Ia meminta sekolah turut membentuk karakter, akhlak, kepribadian, serta mental para peserta didik.

“Anak-anak kita tolong diberikan pendidikan sebaik-baiknya. Bukan hanya ilmu pengetahuan, tetapi juga ilmu akhlak dan kepribadian yang mulia,” pesannya.

Menurut Ngatiyana, kecerdasan harus berjalan beriringan dengan karakter. Ia berharap para siswa nantinya tidak hanya menjadi anak yang pintar, tetapi juga memiliki akhlak baik dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Anak-anak kita harus menjadi anak yang pintar sekaligus menjadi anak yang saleh dan salehah. Dasar kehidupan anak-anak kita adalah kepribadian dan mental,” tuturnya.

Ngatiyana menilai pembentukan karakter tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada orang tua. Peran guru di sekolah juga sangat penting karena pendidikan berlangsung dalam waktu yang panjang dan intensif.

“Kalau hanya mempercayakan kepada orang tua, saya rasa tidak akan cukup. Anak-anak pasti lebih takut kepada gurunya dibanding orang tuanya,” pungkas Ngatiyana.
   ( Mang Cu Bacuner's )

Wali Kota Cimahi, Dorong Lulusan SMK Cimahi Masuk Industri Animasi Nasional
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin