Tribunpandawa.id, CIMAHI – Workshop, Bimbingan Teknis (Bimtek), Upgrading, dan Pembekalan Pimpinan DPC serta anggota DPRD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Jawa Barat menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi partai sekaligus menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029.Kegiatan yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat pada 3–5 Juli 2026 tersebut diikuti seluruh pimpinan DPC dan anggota DPRD PPP dari berbagai daerah, termasuk Ketua DPC PPP Kota Cimahi yang juga Anggota DPRD Kota Cimahi, Fitriyani Angelina Silaban.
Workshop ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas kepemimpinan, tetapi juga memperkuat kesamaan visi perjuangan, membangun soliditas kader, serta meneguhkan komitmen menghadirkan politik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.Dalam arahannya, Ketua Umum PPP H. Muhamad Mardiono menegaskan bahwa kader PPP di lembaga legislatif harus mampu melahirkan kebijakan politik dan ekonomi yang benar-benar berpihak kepada rakyat.
Menurutnya, anggota DPRD dari PPP harus menjadi motor penggerak lahirnya kebijakan yang memperkuat kedaulatan ekonomi di daerah.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Jawa Barat KH. Uu Ruzhanul Ulum mengingatkan seluruh kader agar menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama dalam setiap langkah perjuangan politik dan dalam setiap kebijakan yang diperjuangkan di lembaga legislatif.
Bagi DPC PPP Kota Cimahi, berbagai arahan tersebut menjadi energi baru sekaligus pedoman untuk membangun politik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua DPC PPP Kota Cimahi, Fitriyani Angelina Silaban, menegaskan bahwa politik tidak boleh dimaknai semata-mata sebagai perebutan kekuasaan, melainkan harus menjadi sarana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Arahan Ketua Umum dan Ketua DPW menjadi pengingat bahwa politik bukan sekadar meraih kekuasaan, tetapi menghadirkan kebermanfaatan. Nilai-nilai keislaman harus tercermin dalam integritas, kejujuran, keadilan, dan kepedulian terhadap masyarakat.
"Di sisi lain, setiap kebijakan yang kami perjuangkan harus benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat, khususnya penguatan ekonomi masyarakat kecil, UMKM, dan penciptaan kesempatan kerja di Kota Cimahi," ujar Fitriyani.»
Ia menegaskan, seluruh materi dan hasil workshop tidak boleh berhenti sebagai diskusi internal semata.
Seluruh ilmu, strategi, dan semangat yang diperoleh harus diterjemahkan menjadi program kerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"DPC PPP Kota Cimahi siap menindaklanjuti seluruh hasil workshop melalui penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta pengawasan yang konstruktif terhadap jalannya pemerintahan daerah.
"Dengan kerja nyata yang konsisten, kami optimistis kepercayaan masyarakat kepada PPP akan terus meningkat," katanya.
Fitriyani juga menilai konsolidasi yang dibangun DPW PPP Jawa Barat menjadi modal politik yang sangat berharga menjelang Pemilu 2029. Menurutnya, seluruh kader kini memiliki semangat yang sama untuk memperbesar kekuatan partai melalui pelayanan dan kerja nyata.
Ia pun memasang target besar bagi PPP Kota Cimahi pada Pemilu mendatang.
"Target kami jelas, yaitu membesarkan Partai Persatuan Pembangunan di Kota Cimahi. Kami ingin menjadikan PPP sebagai rumah perjuangan masyarakat yang semakin dipercaya, sehingga pada Pemilu selanjutnya mampu meningkatkan perolehan suara dan menambah jumlah kursi di DPRD Kota Cimahi.
Target tersebut hanya dapat dicapai melalui kerja keras, pelayanan yang tulus, konsolidasi yang solid, serta kedekatan yang terus dibangun bersama masyarakat," tegasnya.
Menurut Fitriyani, peningkatan elektabilitas partai tidak cukup mengandalkan momentum politik lima tahunan.
Kepercayaan publik harus dibangun setiap hari melalui kehadiran kader yang aktif menyerap aspirasi, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Dengan semangat hasil workshop tersebut, DPC PPP Kota Cimahi optimistis mampu memperkuat basis dukungan masyarakat, meningkatkan kepercayaan publik, dan mewujudkan target penambahan kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui politik yang berintegritas, berpihak kepada rakyat, dan berorientasi pada kerja nyata.***