Tribunpandawa.id,  CIMAHI – Komitmen menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat terus diperkuat melalui sinergi antara Pemerintah Kota Cimahi dan TNI Angkatan Darat. 

Hal itu ditandai dengan peluncuran Program TNI Manunggal Air Bersih Tahun 2026 yang digelar di RW 21, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bersama jajaran Kodim 0609/Cimahi, unsur Forkopimda, perangkat daerah, serta tokoh masyarakat setempat. 

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses air bersih bagi wilayah yang masih mengalami keterbatasan sumber air.

Saat diwawancarai awak media, Ngatiyana menjelaskan bahwa Program TNI Manunggal Air merupakan program yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan pelaksanaannya dipercayakan kepada TNI Angkatan Darat untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

"Hari ini kami berada di RW 21 Kelurahan Cipageran untuk melaksanakan launching pengeboran air bersih melalui Program TNI Manunggal Air. 

"Program ini merupakan perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat yang membutuhkan akses air bersih, setelah melalui proses identifikasi terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air," ujar Ngatiyana.

Ia mengungkapkan bahwa di wilayah Kelurahan Cipageran telah direncanakan delapan titik pengeboran sumur air bersih. 

Program tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi krisis air di masa mendatang.

"Alhamdulillah, masyarakat Cipageran akan mendapatkan manfaat dari program ini. 

"Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat yang telah memberikan perhatian kepada warga Kota Cimahi, khususnya di wilayah yang membutuhkan air bersih," katanya.

Menurut Ngatiyana, kehadiran TNI selalu memberikan solusi nyata bagi masyarakat. 

Ia menilai Program TNI Manunggal Air menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan TNI mampu menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan oleh warga.

"Kalau TNI sudah turun ke lapangan, yang terlihat adalah kerja nyata. Program ini bukan hanya simbolis, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses air bersih," tambahnya.

Wali Kota juga berharap program serupa dapat terus dikembangkan dengan menambah titik-titik pengeboran di wilayah lain yang masih mengalami keterbatasan air bersih.

"Mudah-mudahan ke depan tidak hanya di Cipageran, tetapi juga bisa menjangkau wilayah lain yang membutuhkan. Kami berharap semakin banyak masyarakat Kota Cimahi yang dapat menikmati akses air bersih secara layak," harapnya.

Ngatiyana kembali menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat dan Kodim 0609/Cimahi atas inisiasi program tersebut. 

Ia optimistis keberadaan sarana air bersih ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, dan warga dalam membangun Kota Cimahi yang lebih sehat dan sejahtera.***