Diduga, korban terpeleset saat berada di sekitar lokasi kolam yang memiliki kondisi air keruh dan kotor. Situasi tersebut membuat proses pencarian menjadi cukup sulit karena jarak pandang di dalam air sangat terbatas.
Kepala Seksi Pemadam dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulayana, menjelaskan bahwa petugas segera melakukan penyisiran begitu menerima laporan kejadian.
“Korban terpeleset jatuh ke kolam bekas penampungan limbah. Kondisi air kolam keruh dan kotor, sehingga menyulitkan proses pencarian korban di dasar kolam,” ujarnya.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah petugas menemukan korban di dasar kolam dengan kedalaman sekitar 8 meter.
“Korban ditemukan di dasar kolam dengan kedalaman sekitar 8 meter, kemudian langsung dilakukan evakuasi,” tambahnya.
Sekitar pukul 15.30 WIB, korban berhasil dievakuasi. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong. Jenazah korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, terutama lokasi-lokasi berbahaya seperti kolam bekas penampungan limbah yang tidak dilengkapi pengaman.***
