Tribunpandawa.id, Cimahi - .Suasana pagi di Alun-Alun Kota Cimahi, Jumat (20/3/2026), tampak berbeda dari biasanya. Setelah berakhirnya gelaran Ramadhan Expo III Tahun 2026/1447 H, kawasan tersebut berubah menjadi pusat aksi gotong royong yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira.Tanpa menunggu lama setelah penutupan acara, Adhitia hadir sejak pagi dengan mengenakan pakaian sederhana. Ia terlihat membaur tanpa sekat bersama petugas kebersihan dan warga, memunguti sisa-sisa sampah dari kegiatan expo yang berlangsung hampir sepanjang bulan Ramadan.
Kehadirannya bukan sekadar formalitas. Ia benar-benar terlibat aktif, menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebersihan lingkungan. Aksi tersebut pun menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di tengah masyarakat.
Para petugas kebersihan yang biasanya bekerja di balik layar, kali ini mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah. Sejumlah warga yang melintas pun turut bergabung, menjadikan momen tersebut sebagai wujud nyata budaya gotong royong.Dalam kesempatan itu, Adhitia menegaskan bahwa menjaga kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama. Ia menyampaikan bahwa kesuksesan sebuah acara tidak hanya diukur dari kemeriahan, tetapi juga dari bagaimana kondisi lingkungan setelah kegiatan berakhir.
“Ini bagian dari komitmen kita bersama. Kota yang bersih mencerminkan warganya yang peduli,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelaku UMKM, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Ramadhan Expo tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang ekonomi dan hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan di bulan suci.
Namun demikian, Adhitia mengingatkan bahwa setiap kegiatan harus ditutup dengan tanggung jawab, termasuk memastikan lokasi kembali bersih dan nyaman digunakan publik. Hal ini penting agar ruang terbuka seperti Alun-Alun tetap menjadi tempat yang layak bagi semua kalangan.
Aksi tersebut menuai respons positif dari masyarakat. Banyak warga mengaku terinspirasi dengan langkah yang dilakukan oleh Wakil Wali Kota. Mereka menilai kehadiran pemimpin di tengah masyarakat dalam aksi nyata memberikan teladan yang kuat.
“Kalau pemimpinnya saja mau turun langsung, masa kita tidak ikut menjaga kebersihan,” ujar salah seorang warga.
Dalam waktu singkat, kawasan Alun-Alun Cimahi yang sebelumnya dipenuhi sisa aktivitas expo kembali bersih dan tertata. Area hijau kembali terlihat asri, sementara jalur pejalan kaki menjadi nyaman dilalui.
Kegiatan ini menjadi penutup yang berkesan dari rangkaian Ramadhan Expo III. Tak hanya meninggalkan kenangan akan kemeriahan acara, tetapi juga pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Pemerintah Kota Cimahi menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya hadir dalam seremoni, tetapi juga dalam tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
(Mang Cu Bacuner's)