BSM0Gpd8GpW9Gfd7TSz6BUWpBY==
Breaking
News

Catatan Mang Cu, Kala Sejenak Menepi di Kali Cimahi

Catatan Mang Cu Kala, Sejenak Menepi di Kali Cimahi
Ukuran huruf
Print 0

 
Tribunpandawa.id, Cimahi - Padatnya aktivitas liputan sering kali membuat seorang jurnalis kelelahan. Begitu pula yang dirasakan Mang Cu.

Kala di tengah rutinitas mengejar berita dari satu kegiatan ke kegiatan lain, ia memilih sejenak menepi dari hiruk pikuk kota, Sabtu 7/3/2026.

Perjalanan kecil itu membawanya ke arah bawah kawasan Sukarasa. Di sana mengalir sebuah sungai yang cukup dikenal warga, yakni Kali Cimahi aliran air yang membelah Kota Cimahi dan melintasi tiga kecamatan. Sungai ini seperti memiliki dua wajah. 

Saat musim kemarau, airnya tampak bersahabat, mengalir tenang di antara bebatuan. Namun ketika musim penghujan datang, arusnya berubah deras, seolah mengingatkan manusia akan kekuatan alam sekaligus pentingnya menjaga lingkungan.

Di tepi kali, berdiri sebuah pondok kecil yang sederhana. Tempat itu menjadi titik singgah Mang Cu Kala untuk sekadar beristirahat dan berbincang. Di sanalah ia bertemu dengan Mang Venol, seorang warga yang kerap datang menikmati suasana alam di sekitar sungai.

Dalam obrolan santai dengan awak media, Mang Venol mengaku sering datang ke lokasi tersebut saat hari libur. Bukan untuk hal yang rumit, hanya ingin merasakan suasana alami yang mulai jarang ditemui di tengah kota.

“Biasanya kami datang saat libur saja. Pengen suasana yang alami, asri. Dengar suara air mengalir itu rasanya menenangkan,” ujarnya.

Namun, bukan hanya menikmati pemandangan. Mang Venol bersama beberapa temannya juga sesekali ikut membersihkan sampah yang terbawa arus atau tersangkut di pinggiran sungai.

Bagi Mang Cu Kala, pertemuan singkat itu menjadi pengingat sederhana. Sungai bukan sekadar aliran air yang melintasi kota, tetapi juga bagian dari kehidupan yang harus dijaga. Ketika manusia merawatnya, alam pun akan tetap bersahabat.

Di tengah padatnya aktivitas jurnalistik, momen kecil di pinggir Kali Cimahi itu seakan menjadi jeda sebuah catatan bahwa ketenangan kadang bisa ditemukan di tempat yang paling sederhana.

 (Mang Cu Bacuner's)

Catatan Mang Cu, Kala  Sejenak Menepi di Kali Cimahi
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin