Tribunpandawa.Id.Cimahi-Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira menghadiri launching Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Cimahi, Senin (5/5/2025).
Guna memastikan MBG ini tersalurkan dengan baik, Wakil Wali Kota Cimahi ikut meninjau langsung MBG ke dalam kelas dan melihat anak-anak siswa sedang melahap makanan.
Di SMPN 2 Cimahi Wakil walikota Cimahi menyerahkan secara langsung MBG ke salah seorang siswa. Satu persatu box makanan dibagikan keseluruh siswa.
Wakil walikota Cimahi Adhitia mengatakan "semoga infrastruktur untuk MBG dikota Cimahi ini segera terpenuhi, bagaimana MBG ini sebagai investasi masa depan untuk mencetak Generasi Emas, Hebat yang Hepi ditahun 2045,"ungkap Adhitia.
Untuk selanjutnya Program MBG ini akan kembali disalurkan ke SMPN 2, SMPN 3, dan SMP Kartika guna pemenuhan untuk 3050 siswa yang akan mendapatkan MBG dan untuk SPPG dapurnya sendiri ini berlokasi diKodim 0609/Cimahi.
Adhitia menyampaikan "Untuk antisipasi Keracunan makanan sendiri seperti yang pernah terjadi didaerah lain tentu kita sudah ada dari badan gizi nasional yang memantau dan memeriksa kualitas makanannya. kami menjamin mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan dan pendistribusian makanannya terawasi dengan baik, agar hal tersebut tidak terjadi," ucap Adhitia.
Kamipun akan menjamin untuk tidak terjadinya keracunan, makanan Basi dan sebagainya yang bisa membahayakan para siswa.
Dari Dinkes juga hari ini hadir untuk mengawasi, sebagai pemberitahuan tambahan juga bahwa SKPD teknis, OPD teknis dan juga OPD pengampu dalam rangka membantu pemerintah pusat dalam pengawasan Makanan Bergizi Gratis ini diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial Semua juga bekerja, bisa dilihat juga semua siswa begitu antusias.
Insyaallah dalam waktu 2 sampai 3 tahun kedepan seluruh siswa bisa mendapatkan Makanan Bergizi Gratis ini.
Dan untuk di cimahi selatan sedang di siapkan dapur sehatnya dan mobilisasi kita ketahui kan kalo dicimahi ini tidak mudah apalagi Beberapa sekolah SD, SMP, dan SMA yang akses jalannya didalam gang dan sulit dijangkau mobil dan ini juga menjadi PR kami kedepan untuk penyaluran pemerataan MBG ini Kedepannya.


